SURABAYA – Di balik pintu rumah tahanan, setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menata kembali harapan.
Di ruang itulah, kedisiplinan bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian, menghargai sesama, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik.
Baca juga: Siswi Al Ibrah Gresik Mengintip Sisi Humanis Rutan Surabaya
Semangat tersebut hadir dalam kegiatan pengarahan dan pembinaan keamanan serta ketertiban yang dilakukan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, kepada warga binaan di Blok Chandrapura.
Bertempat di selasar blok hunian, pengarahan berlangsung dalam suasana tertib. Melalui komunikasi yang persuasif, warga binaan diajak memahami bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, melainkan juga tumbuh dari kesadaran setiap individu untuk saling menjaga.
Andra mengingatkan pentingnya menaati tata tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama penghuni maupun petugas.
Baginya, suasana yang kondusif akan memberikan ruang bagi warga binaan untuk menjalani pembinaan dengan lebih tenang dan penuh harapan.
“Kami selalu siap memberikan pelayanan dan perlindungan serta memenuhi hak-hak saudara sekalian. Namun, hal itu juga harus diimbangi dengan komitmen bersama untuk saling menjaga ketertiban, mematuhi tata tertib, dan saling menghormati,” ujarnya, Kamis (15/10).
Ia juga menyampaikan pesan sederhana yang menekankan arti kebersamaan di lingkungan rutan. Menurutnya, sikap saling menghargai dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam merawat keharmonisan kehidupan di blok hunian.
“Di Rutan Kelas I Surabaya ini, kita adalah satu rumah dan satu keluarga. Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan yang bersih, sehat, kondusif, dan membahagiakan untuk kita semua. Tetap semangat dalam menjalani masa pembinaan. Mari kita jaga suasana yang tenang ini bersama-sama agar saudara sekalian bisa fokus memperbaiki diri,” tuturnya.
Baca juga: Karutan Surabaya Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Kanwil Kemenkum Jatim, Perkuat Sinergi Kelembagaan
Selain memberikan motivasi, Andra turut mengingatkan warga binaan agar menjaga kebersihan kamar dan lingkungan blok, menjauhi barang-barang terlarang, serta segera menyampaikan kepada petugas apabila mengetahui adanya persoalan atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal-hal sederhana: menjaga kebersihan, menghormati ruang pribadi orang lain, dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi gangguan bagi kehidupan bersama.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembinaan yang sehat dan kondusif.
“Kami senantiasa hadir untuk mengayomi serta memfasilitasi setiap warga binaan agar fokus menjalani masa binaan dengan positif dan penuh optimisme,” ujarnya.
Baca juga: Kakanwil Pastikan Layanan dan Fasilitas Bagi Warga Binaan Rutan Surabaya Semuanya Sama
Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kepedulian ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran warga binaan dalam menjaga ketertiban tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.
Sebab, proses pembinaan bukan sekadar menjalani waktu, melainkan juga menjadi kesempatan untuk belajar memahami tanggung jawab, memperbaiki sikap, dan menumbuhkan kembali keyakinan akan masa depan.
Melalui pembinaan berkelanjutan di Blok Chandrapura, Rutan Kelas I Surabaya berupaya menjaga keseimbangan antara keamanan, ketertiban, dan pendekatan humanis.
Harapannya, setiap warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik, membawa pelajaran berharga, serta memiliki bekal untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab.
Editor : Redaksi