JAKARTA - Langkah berani kembali diambil Huawei Indonesia melalui peluncuran lini flagship terbarunya pada akhir Agustus 2026.
Kali ini, mereka memperkenalkan Huawei Pura 90s Pro Max, sebuah varian tertinggi yang membawa rombakan desain cukup nyentrik sekaligus mengubah peta penamaan seri Ultra yang kita kenal sebelumnya.
Baca juga: Motorola Razr 60 HP Lipat Premium Lebih Ramah Kantong
Ponsel ini kini sudah mendukung konektivitas 5G secara bawaan dan membawa fitur ekosistem unik bernama Petal Interconnect yang mempermudah operan data langsung ke perangkat iOS.
Desain Bongsor dengan Kamera "Monster" 200 Megapiksel
Satu hal yang paling mencuri perhatian dari ponsel ini adalah modul kameranya yang dominan, menutupi hampir sepertiga bodi bagian belakangnya.
Pura 90s Pro Max hadir dengan bodi berbahan kaca kokoh dan rangka aluminium, dibalut pilihan warna menawan seperti Blush Gold, Orange Ocean dengan gradasi berani, serta Graphite Black yang monoton namun Huawei melakukan penyegaran besar-besaran.
Mereka tidak lagi menggunakan mekanisme lensa retractable (sensor-shift) dari generasi sebelumnya, melainkan menyematkan sensor telefoto periskop 200 MP dengan ukuran sensor ultra besar berbasis RYYB.
Kamera utama 50 MP di ponsel ini juga dilengkapi sistem variable aperture fisik (f/1.4 hingga f/4.0), ditemani lensa ultrawide 40 MP yang sangat andal untuk kondisi minim cahaya.
Untuk memaksimalkan tangkapan lensanya, Huawei menyuntikkan lima fitur kecerdasan buatan (AI) baru, mulai dari AI Remove untuk menghapus objek mengganggu, AI Move untuk memanipulasi subjek, AI Best Expression untuk mengoreksi wajah terpejam, AI Dazzle/De-glare untuk meredam pantulan kaca, hingga AI Composition yang membantu mengarahkan sudut pembingkaian foto secara otomatis.
Baca juga: Tren Gadget 2026: Tablet Mini Kembali Diminati karena Portabilitas dan Fleksibilitas Tinggi
Layar Jernih Anti-Refleksi dan Dapur Pacu Kirin Terbaru
Beralih ke bagian depan, mata Anda akan dimanjakan oleh layar LTPO OLED berukuran 6.9 inci beresolusi tajam 1.308 x 2.880 piksel. Layar ini sudah mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz dan dilindungi oleh kaca tangguh Kunlun Glass generasi terbaru.
Huawei menyematkan lapisan khusus anti-reflektif pada kaca ini, yang diklaim mampu memangkas pantulan cahaya dari luar hingga 70% demi kenyamanan navigasi di bawah terik matahari.
Dapur pacunya mengandalkan chipset fabrikasi mandiri HiSilicon Kirin 9030S. Kinerjanya disokong oleh RAM sebesar 12GB dan opsi penyimpanan internal lapang, yaitu 256GB atau 512GB.
Berjalan di atas sistem operasi EMUI 16.0, ponsel ini mengandalkan Huawei Mobile Services (HMS) sebagai pengganti layanan Google, serta menempatkan sensor pemindai sidik jari fisik di tombol samping bodi
Baca juga: Mengintip Spesifikasi Tecno Spark 30 Pro Edisi Transformers
Daya Tahan Ekstrem dan Baterai Raksasa
Sektor daya menjadi salah satu peningkatan paling masif yang dibawa Huawei. Di dalam bodinya yang kokoh, tertanam baterai berkapasitas besar 6.000 mAh.
Pengisian dayanya pun sangat instan berkat teknologi HUAWEI SuperCharge 100W menggunakan kabel, serta mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging) hingga 80W.
Keandalan fisiknya tidak perlu diragukan karena ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi durabilitas ganda, IP68 dan IP69, membuat ponsel ini aman dari debu maupun semburan air bertekanan tinggi.
Editor : Redaksi