MAJALENGKA – Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan, mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal untuk meningkatkan daya saing produk daerah dan membuka peluang usaha baru.
Hal itu disampaikan Dena saat membuka Majalengka Creative Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2026 di Gedung Majalengka Creative Center (MCC).
Baca juga: Ketua Ekraf Majalengka: UMKM Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi
Dena menilai, Majalengka memiliki banyak sumber daya manusia kreatif dengan ide-ide inovatif yang perlu terus dikembangkan.
Oleh sebab itu, keberadaan MCC diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku UMKM untuk mengembangkan potensi mereka.
“Hadirnya kita di Gedung Majalengka Creative Center siang ini membuktikan bahwa Majalengka tidak pernah kekurangan bakat maupun ide-ide inovatif. Tempat ini dilahirkan sebagai rumah bersama agar anak-anak muda memiliki ruang yang layak untuk berkumpul, berdiskusi, belajar, dan menampilkan karya-karya terbaiknya,” ujar Dena.
Baca juga: Ketua Ekraf Majalengka: UMKM Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi
Menurutnya, kekayaan Majalengka tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada daya cipta, ketekunan, dan kecerdasan sumber daya manusianya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka, lanjut Dena, berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pelaku usaha lokal melalui kemudahan perizinan, pelatihan keterampilan, serta perluasan akses pasar.
Baca juga: Eman Suherman: Santri Harus Kuasai Teknologi dan Jaga Akhlak
Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Majalengka Creative Festival 2026 berlangsung selama tiga hari. Kegiatan ini menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan potensi dan inovasi, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kreatif Nasional.
Editor : Redaksi