SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Surabaya menggelar Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota Surabaya yang diikuti ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kejuaraan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum PASI Surabaya yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, di Surabaya.
Baca juga: Persoalan DTSEN hingga Guru TPQ Jadi Sorotan Reses Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya
Syaifuddin mengatakan, ajang ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HJKS, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan Surabaya sebagai kota yang modern, inklusif, dan peduli terhadap pengembangan olahraga.
"Kejuaraan ini untuk memeriahkan dan mengenalkan Kota Surabaya sebagai kota yang inklusif, kota yang modern," ujar Syaifuddin Zuhri.
Pria yang akrab disapa Kaji Ipuk itu menjelaskan, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor atletik yang diikuti atlet pelajar se-Jawa Timur.
"Jadi para atlet se-Jawa Timur, khususnya SMP dan SMA, itu ada yang lari 400 meter, ada yang 5.000 meter, ada yang 800 meter," katanya.
Menurutnya, kejuaraan tersebut juga menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Surabaya maupun Jawa Timur di masa mendatang.
Baca juga: Peduli Marbot Masjid, Legislator PDIP Bagikan MBG di Malam Takbiran
"Tetapi juga ingin menyambut dengan adanya ulang tahun Kota Surabaya ini mampu memunculkan atlet-atlet yang terus ada di Jawa Timur. Khususnya atlet-atlet yang ada di Kota Surabaya," imbuhnya.
Kaji Ipuk menegaskan, kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan merupakan salah satu kunci menjaga tradisi prestasi atletik Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekuatan atletik terbesar di Jawa Timur.
"Kami ingin terus memunculkan prestasi dan mempersiapkan atlet-atlet yang nantinya akan memperkuat Surabaya dalam ajang Porprov. Semangat para atlet harus terus dijaga agar prestasi yang selama ini diraih bisa dipertahankan," terangnya.
Baca juga: Cahyo Siswo Terima Keluhan Warga soal Lansia Tak Berpenghasilan hingga HGB Bermasalah
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik maupun mental selama mengikuti pertandingan, mengingat rangkaian kejuaraan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Dengan demikian, Kaji Ipuk menilai Piala Wali Kota Surabaya memiliki fungsi strategis sebagai wadah penjaringan sekaligus regenerasi atlet. Menurutnya, Surabaya memiliki tradisi kuat di cabang atletik, terutama nomor lari, yang selama ini kerap menyumbangkan medali pada berbagai ajang tingkat provinsi maupun nasional.
Meski fasilitas olahraga di Surabaya dinilai cukup memadai, ia menekankan pentingnya sinergi antara PASI, sekolah, dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini.
Editor : Redaksi