Tanggap Darurat Kekeringan, BPBD Pemalang Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warga Tercukupi

Reporter : Ragil S
Distribusi air bersih kepada warga

PEMALANG – Terik matahari menyengat di kawasan punggungan Kabupaten Pemalang, namun antrean jeriken warna-warni yang berjejer rapi di pinggir jalan memberikan secercah kesejukan.

Musim kemarau yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir ini membuat sumur-sumur warga di sejumlah kecamatan, seperti Pulosari dan Belik, mulai mengering.

Baca juga: Sepasang Suami Istri di Pemalang Jadi Korban Pohon Tumbang

Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran truk tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang disambut penuh syukur.

Sejak pagi, petugas dari BPBD bersiaga mendistribusikan ribuan liter air bersih secara langsung dari rumah ke rumah.

Deretan warga, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak-anak, tampak sabar menunggu giliran sambil membawa wadah air seadanya.

Air yang disalurkan ini menjadi berkah luar biasa untuk kebutuhan minum, memasak, hingga mandi dan mencuci.

Baca juga: BPBD Pemalang Ajak Peserta Jumat Bersih Rawat Jalan Protokol Agar Nyaman Dilewati

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaluddin, mengungkapkan bahwa droping air bersih ini merupakan langkah siaga darurat untuk meringankan beban masyarakat.

"BPBD secara rutin memetakan wilayah yang paling membutuhkan dan siap mengirimkan pasokan air setiap harinya hingga musim kemarau usai. Untuk saat ini, kita droping air di RT 001 RW 002 Dusun Gunung Kembang, Desa Gombong, Kecamatan Belik, sebanyak 1 tangki berkapasitas 4.000 liter," ungkap Agus saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (25/6).

Warga setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan air dari pemerintah. Sebelumnya, warga harus berjalan berkilo-kilometer atau merogoh kocek untuk membeli air tangki demi kebutuhan harian.

Baca juga: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Ulujami Pemalang

"Ucapan terima kasih kepada BPBD, yang dengan tanggap rutin menyuplai air bersih warga di saat kami membutuhkan. Kini beban ekonomi dan kecemasan akan krisis air perlahan terobati berkat kepedulian mereka," ucap Solihin, salah seorang warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui BPBD juga mengimbau warga untuk selalu menggunakan air secara bijak selama masa kekeringan.

Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci ketahanan warga Pemalang dalam menghadapi tantangan musim kemarau setiap tahunnya. 

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru