PMII Komisariat Indonesia Raya Gelar MAPABA III, Cetak Kader Intelektual dan Berkarakter ‎

Reporter : Aldi Fakhrudin
Mapaba PMII Komisariat Indonesia Raya

‎SURABAYA - Sebanyak 23 mahasiswa mengikuti kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) III yang diselenggarakan oleh PMII Komisariat Indonesia Raya, Universitas WR Supratman (Unipra).

‎Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (9–11 Oktober 2026), tersebut digelar di MI Khairul Huda, Sidoarjo. 

Baca juga: ‎Resmi Jadi Komisariat Definitif, PMII Indonesia Raya Unipra Perkuat Kaderisasi Lewat PKD Perdana

‎Ketua Komisariat PMII Indonesia Raya, Faris Al Farizi, mengatakan bahwa proses kaderisasi tidak boleh berhenti pada pengenalan organisasi semata. 

‎Menurutnya, kaderisasi harus berkelanjutan dengan menitikberatkan pada pengembangan intelektual, penguatan mental, serta pembentukan karakter kader.

‎“Kami ingin PMII menjadi wadah untuk mengasah intelektual dan mental secara konsisten, sehingga kader tidak sekadar menjadi anggota, tetapi juga siap menjadi calon pemimpin bangsa,” ujar Faris, pada Senin (12/10).

‎Ia menegaskan, keberhasilan kaderisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota yang mengikuti MAPABA, tetapi juga dari keaktifan, komitmen, dan konsistensi mereka dalam menjalankan proses kaderisasi setelah kegiatan berakhir.

Baca juga: ‎Diskusi Kader dan Alumni, PMII Indonesia Raya Unipra Perkuat Konsolidasi Organisasi

‎Karena itu, Faris berharap seluruh peserta terus berproses, menjaga solidaritas, serta mengimplementasikan nilai-nilai pergerakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

‎“Semoga mereka tumbuh menjadi mahasiswa progresif, bermental kuat, kritis, dan kelak menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi agama, bangsa, dan negara,” harapnya.

‎Sementara itu, Ketua Cabang PMII, Roisatul Muttaqin Alalloh, menegaskan bahwa MAPABA merupakan tahapan penting bagi calon kader untuk memahami fondasi, sejarah, serta ideologi organisasi sebelum resmi menjadi bagian dari PMII.

Baca juga: Ramadan Penuh Kebersamaan, PMII Indonesia Raya Unipra Pererat Silaturahmi dengan Alumni ‎

‎Menurutnya, pemahaman terhadap ideologi organisasi menjadi bekal mendasar bagi setiap kader agar mampu memahami arah gerakan dan nilai-nilai yang diperjuangkan PMII.

‎“Sehingga sebelum kita menjadi kader PMII, kita harus tahu dulu ideologinya PMII seperti apa, Ahlussunnah wal Jamaah-nya seperti apa, siapa Mbah Hasyim Asy'ari, NDP itu apa, landasan pergerakannya apa, dan bagaimana sejarahnya PMII itu sendiri,” pungkas Icis.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru