MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui perbaikan fasilitas sekolah dan penerapan pembelajaran interaktif. Upaya tersebut ditinjau langsung Bupati Majalengka, Eman Suherman, di SDN Majalengka Wetan VII, Kamis (15/10).
Peninjauan bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, dan perwakilan Kemendikdasmen itu dilakukan untuk melihat pemanfaatan fasilitas hasil revitalisasi dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Baca juga: Bupati Eman Tinjau Revitalisasi Sekolah, 179 Satuan Pendidikan Masuk Program
Bupati Eman menilai ketersediaan ruang kelas dan sarana pendidikan yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan belajar, tetapi juga dirawat agar memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Saya menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian di bidang Pendidikan ke Kabupaten Majalengka,” ungkap Eman.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, mengatakan revitalisasi sekolah harus berdampak pada peningkatan kualitas proses pembelajaran, bukan sekadar pembangunan fisik.
Menurutnya, fasilitas yang lebih memadai perlu dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran yang efektif, interaktif, dan berkualitas.
Baca juga: Bupati Eman Tinjau Revitalisasi Sekolah, 179 Satuan Pendidikan Masuk Program
Saat ini, sebanyak 179 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Majalengka masuk dalam program revitalisasi. Pemkab berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah yang memiliki fasilitas belajar layak.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, H. Joko Setiyono, menyampaikan revitalisasi di SDN Majalengka Wetan VII telah rampung dengan anggaran Rp1,127 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi bangunan sekolah, serta pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Kepala BBPMP Jawa Barat, Hj. Komalasari, yang mewakili Kemendikdasmen, menekankan pentingnya pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas sekolah untuk mendukung layanan pendidikan.
Baca juga: Bupati Eman Tinjau Revitalisasi Sekolah, 179 Satuan Pendidikan Masuk Program
Ia berharap sarana yang telah tersedia dapat digunakan secara optimal sehingga proses pembelajaran berjalan lebih nyaman dan berkualitas.
Pemkab Majalengka akan berkoordinasi dengan BBPMP Jawa Barat dan Kemendikdasmen untuk mengusulkan sekolah lain yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana pada tahun anggaran berikutnya.
Melalui revitalisasi dan penguatan pembelajaran interaktif, Pemkab Majalengka berharap pemerataan fasilitas pendidikan terus meningkat demi mendukung lahirnya generasi unggul dan mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
Editor : Redaksi