JAKARTA — Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) resmi mengukuhkan Asrorun Ni’am Soleh sebagai Ketua Umum MA IPNU periode 2025–2030 dalam acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Hotel Millennium, Jakarta, beberapa waktu lalu
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Maslahah” tersebut dihadiri ratusan alumni IPNU dari berbagai daerah dan latar belakang profesi.
Baca Juga: Ansor Jatim Sentil Klaim PAN “Partai Anak Nahdliyin”: Jangan Jadikan NU Komoditas Politik
Turut hadir dan memberikan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf.
Menteri Agama menegaskan pentingnya peran strategis MA IPNU dalam menjawab persoalan kebangsaan dan keumatan.
“MA IPNU memiliki sumber daya manusia yang sangat kuat. Kolaborasi antara alumni IPNU dengan pemerintah sangat dibutuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia unggul,” ujar Nasaruddin.
Baca Juga: Bursa Ketum PBNU Mengerucut, Tiga Kandidat Berebut Dukungan Muktamirin
Ia menambahkan, tantangan bangsa ke depan menuntut sinergi lintas sektor, dan organisasi alumni seperti MA IPNU diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kemajuan peradaban.
Asrorun Ni’am Soleh menegaskan komitmen seluruh alumni untuk memberikan kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Baca Juga: Menjelang Muktamar NU, Kiai Imam Jazuli Dinilai Figur Pemersatu Menuju Abad Kedua
“Alumni IPNU yang tergabung dalam MA IPNU memiliki tekad yang sama untuk menyumbangkan kemampuan terbaiknya sesuai dengan bidang masing-masing. Kami ingin MA IPNU hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial bagi Indonesia,” tegasnya.
Rakernas MA IPNU juga menjadi forum konsolidasi nasional guna merumuskan program kerja strategis organisasi ke depan, sekaligus memperkuat jejaring antaralumni lintas generasi.
Editor : Redaksi