KNPI Majalengka Dorong Pemuda Siap Masuk Dunia Kerja, Investasi Didorong Buka Lapangan Kerja

Job Fair Majalengka
Job Fair Majalengka

MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mendorong peningkatan investasi dan kesiapan sumber daya manusia berjalan beriringan untuk memperluas lapangan kerja. Hal itu disampaikan dalam Job Fair di Lapangan GGM Majalengka.

Kepala DK2UKM Kabupaten Majalengka Solehudin mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), untuk mendukung masuknya investasi ke Majalengka.

Baca Juga: Job Fair di Lapangan GGM Majalengka Buka 2.789 Lowongan Kerja

Menurut dia, investasi baru akan membuka kebutuhan tenaga kerja baru. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu berjalan bersamaan dengan pengembangan investasi.

"Ketika investasi masuk, lowongan kerja otomatis terbuka. Dengan bekerja dan memiliki penghasilan, tingkat kesejahteraan serta perekonomian masyarakat tentu ikut meningkat," ujar Solehudin, Sabtu (26/9).

Di sisi lain, Ketua DPD KNPI Kabupaten Majalengka Anto Febrianto mengatakan pemuda memiliki posisi penting dalam pembangunan ekonomi daerah. KNPI, kata dia, akan terus bermitra dengan pemerintah daerah untuk membuka akses bagi generasi muda.

Baca Juga: Job Fair di Lapangan GGM Majalengka Buka 2.789 Lowongan Kerja

"KNPI Majalengka berkomitmen untuk terus bermitra dengan Pemkab Majalengka dalam memfasilitasi potensi generasi muda, khususnya dalam membuka akses lapangan kerja yang seluas-luasnya," ujar Anto.

Anto meminta pemuda mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia industri yang terus berubah. Pendidikan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi, kata dia, menjadi bekal penting bagi pencari kerja.

Baca Juga: LP2B Majalengka Turun Jadi 80,86 Persen, Pemkab Klaim Buka Ruang Investasi

Job Fair tersebut digelar Pemkab Majalengka melalui DK2UKM bekerja sama dengan DPD KNPI Kabupaten Majalengka. Sebanyak 20 perusahaan mengikuti kegiatan itu dengan menyediakan 2.789 lowongan kerja.

Anto berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak perusahaan dan sektor usaha. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh akses memasuki dunia kerja.

Editor : Redaksi