Pemkab Majalengka Siapkan Pendampingan TKW Ligung yang Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak

Rapat sektoral Pemkab Majalengka terkait pendamping TKW dari Yordania
Rapat sektoral Pemkab Majalengka terkait pendamping TKW dari Yordania

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka menyiapkan pendampingan bagi Siti Baedah alias Jubaedah, pekerja migran asal Desa Ligung, Kecamatan Ligung, yang kembali dari Yordania bersama lima anaknya pada Minggu, (27/9).

Pendampingan itu dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka. 

Baca Juga: 100 Mahasiswa Majalengka Disiapkan Kuliah Sambil Bekerja di Jepang

Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait membahas kebutuhan keluarga tersebut setelah kembali ke tanah air. Jubaedah menjadi pekerja migran di Yordania sejak 2003. 

Selama bekerja di negara tersebut, dia menikah dengan warga Mesir dan memiliki lima anak, yakni dua perempuan berusia 8 dan 2 tahun serta tiga laki-laki berusia 14, 9 dan 5 tahun.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan pemerintah berkewajiban memastikan warga yang kembali dari luar negeri tetap mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang layak.

“Ketika mereka sudah kembali ke tanah air, tugas kita adalah memastikan mereka tidak berjalan sendiri. Pemerintah hadir untuk mendampingi, melindungi dan memastikan hak-haknya terpenuhi,” kata Eman, Selasa (29/9).

Baca Juga: Pemkab Majalengka dan Baznas Bantu Baedah, Pemerintah Siapkan Modal Usaha

Pemkab Majalengka menyiapkan pendampingan untuk pemenuhan dokumen kependudukan, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial hingga pemberdayaan ekonomi.

Pemerintah Desa dan Kecamatan Ligung akan membantu penerbitan surat keterangan domisili. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu pemenuhan NIK dan dokumen administrasi kependudukan lainnya, sedangkan Dinas Sosial melakukan asesmen serta pemutakhiran data untuk memastikan keluarga tersebut dapat memperoleh bantuan sosial sesuai ketentuan.

Dinas Pendidikan juga menyiapkan akses pendidikan bagi lima anak Jubaedah. 

Baca Juga: Majalengka Targetkan 343 Sarjana Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Muhamad Umar Ma'ruf mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan satuan pendidikan dan pihak terkait.

"Agar anak-anak tersebut dapat melanjutkan pendidikan sesuai kondisi dan dokumen yang dimiliki," tutupnya.

Editor : Redaksi