KENDAL - Lapas Kelas IIA Kendal melaksanakan asesmen terhadap warga binaan sebagai bentuk dukungan terhadap persiapan pelaksanaan Program Pusat Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional.
Kegiatan ini bertujuan memetakan kondisi, potensi, serta kesiapan warga binaan yang akan menjadi calon peserta program rehabilitasi dan re-edukasi.
Baca Juga: Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Kegiatan ini dilaksanakan oleh empat asesor dari Lapas Kelas IIA Kendal dan dua petugas dari Bapas Kelas I Semarang. Kolaborasi kedua unit pelaksana teknis pemasyarakatan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan asesmen untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi, karakteristik, dan kebutuhan warga binaan sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi calon peserta program.
Baca Juga: Pejabat Struktural Lapas Kendal Teken Perjanjian Kinerja 2026
Asesmen ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mendukung proses seleksi yang objektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil asesmen diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kesesuaian warga binaan untuk mengikuti program rehabilitasi maupun re-edukasi, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih terarah sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto, menyampaikan bahwa asesmen merupakan langkah penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan.
Baca Juga: HUT RI ke-81, 243 Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi, 3 Langsung Bebas
“Melalui kegiatan asesmen ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi, potensi, dan kesiapan warga binaan dalam mengikuti Program Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional,” ujarnya, Sabtu (10/10)
Editor : Redaksi