Pengaduan ODGJ dan Anak Jalanan di Pemalang Masih Tertinggi

Reporter : Ragil S
Satpol PP Pemalang saat menangani ODGJ

PEMALANG - Berdasarkan rekapitulasi penanganan pengaduan dari Masyarakat akan gangguan ketentraman dan ketertiban umum tahun 2025, Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang.

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, mencatat sejumlah laporan terkait dengan penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. 

Baca juga: Sebuah Mobil Avanza Hangus Terbakar di Lampu Merah Sirandu Pemalang

Pengaduan tersebut mencerminkan dinamika permasalahan sosial yang memerlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan.

Pengaduan tertinggi berasal dari kategori ODGJ, PGOT, dan Anak Jalanan (ANJAL) dengan jumlah 83 pengaduan, yang menunjukkan masih perlunya perhatian khusus dan sinergi lintas sektor dalam penanganan kelompok rentan di ruang publik.

Selanjutnya, pengaduan terkait Pedagang Kaki Lima (PKL) tercatat sebanyak 8 pengaduan, serta pelanggaran reklame juga sebanyak 8 pengaduan, yang berkaitan dengan penataan ruang dan kepatuhan terhadap peraturan daerah.

Selain itu, terdapat 6 pengaduan terkait siswa yang membolos sekolah, serta 3 pengaduan mengenai praktik prostitusi, yang menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap ketertiban umum dan nilai-nilai sosial masyarakat.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan adanya tren penurunan jumlah pengaduan dibandingkan Tahun 2024, sebagaimana tergambar dalam grafik perbandingan tahunan.

Hal tersebut mengindikasikan peningkatan efektivitas upaya penegakan peraturan daerah, pembinaan, serta pengawasan yang dilakukan oleh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang.

Baca juga: Ratusan Kios di Pasar Pagi Pemalang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Milyaran Rupiah

Rekapitulasi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perumusan kebijakan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kasatpol PP Pemalang Ahmad Hidayat,saat dikonfirmasi pada Kamis (8/1) membenarkan jika pengaduan pada instansi terkait masalah ODGJ memang masih tinggi,

Secara umum permasalahan ODGJ dan ANJAL sangat komplek karena terkait dengan masalah sosial, kesehatan, ekonomi, dan hukum 

Adanya banyak ODGJ terlantar tambah Hidayat, disebabkan karena kurangnya identitas dan fasilitas,

Baca juga: Lagi Satpol PP Pemalang Razia Warung Remang-remang 7 Orang Terjaring

"ODGJ terlantar dikarenakan kurangnya perawatan dan identitas serta fasilitas," tambah Hidayat.

Dirinya menambahkan,Bahwa ANJAL sangat rentan dengan masalah putus sekolah, kekerasan, dan eksploitasi, bahkan seringkali disebabkan faktor keluarga dan lingkungan,

"Kedua permasalahan tersebut terancam masalah kesehatan fisik-mental, mungkin terkait dengan penangananya, Dinas Sosial lebih memahami, Satpol PP hanya menangani terkait ketertiban umum dimana ketika ada pengaduan dari Masyarakat kami langsung melakukan penertiban, selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjutnya," tutupnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru