PEMALANG - Emak-emak menjerit harga pangan melambung jelang Lebaran, Harga beras jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Begitu pun harga pangan lain seperti minyak goreng, gula,cabai sayur mayur lainnya serta segala macam bumbu dapur menjadi mahal.
Hal ini dirasakan Salamah (40) ibu rumah tangga warga kelurahan Bojongbata, kecamatan Pemalang kota
Baca Juga: Stabilkan Harga Jelang Lebaran, Bupati Majalengka Buka Gerakan Pangan Murah
Salamah mengeluhkan naiknya harga kebutuhan pokok jelang Lebaran sangat dirasakan oleh dirinya yang hanya istri seorang Sopir Angkot
“Sekarang bawa uang Rp 50 ribu ke pasar cuma bisa beli beras seliter, cabe secomot sama lauk (ikan atau ayam) buat sehari. Nggak bisa nyetok, kita pusing ngatur uangnya,” kata Salamah, saat ditemui di pasar Bojongbata, Selasa (3/3).
Dari pantauan langsung media, selain harga yang melambung, komoditas minyak kemasan kita juga mengalami kekosongan stok di beberapa lapak pedagang dan agen toko sembako.
Juwariyah (40) salah satu pemilik lapak sembako di pasar Bojongbata,di area Kota Pemalang mengaku, sudah hampir 2 bukan sejak awal tahun ini, minyak goreng kemasan kita tidak masuk distribusinya ke para pedagang di pasar tersebut,
Baca Juga: Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok, Satgas Pangan Sidak Dua Pasar
“Minyak goreng kemasan merk kita kosong. Hampir dua bulan lebih nggak masuk ke pasar," Keluh Juwariyah.
Dirinya menambahkan, beberapa jenis sembako yang mengalami kenaikan antara lain,
Telor Rp 32 ribu dari harga Rp 28 ribu, minyak goreng Rp 21 ribu dari harga semula Rp.20 ribu untuk beras Rp16 ribu dari harga semula Rp15 ribu.
Baca Juga: Satgas Pangan: Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Aman
"Yang paling signifikan naiknya itu gula pasir sekarang Rp 18 ribu perkilogram dari harga Rp.15 ribu, kenaikan harga seminggu sebelum puasa sampai lebaran biasanya," tutupnya.
Terpisah untuk antisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok di wilayah perkotaan Pemalang, Forkopimcam Pemalang belum ada tanggapan, Camar Pemalang Prasetyo saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, belum memberikan jawaban.
Editor : Redaksi