Polda Jatim Peringati HUT Satpam ke-45 Luncurkan Layanan Polisi Penolongku

Reporter : Anil Rachman
Kapolda Jatim peringati Hari Satpam

SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar melalui upacara dan tasyakuran yang diikuti oleh Polres di jajaran Polda Jatim serta mitra keamanan secara luring dan daring di Dyandra, Kamis (8/1).

Baca juga: Kapolda Jatim Buka Pendidikan Bintara Polri, Ini Pesan yang Disampaikan

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol  Nanang Avianto, mengatakan peringatan HUT Satpam ke-45 momentum untuk memperkuat peran Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Satpam memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan Polri, khususnya dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jatim, Jum'at (9/1)

Dengan mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, Kapolda Jatim menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta integritas personel Satpam di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks dan berkembang ke arah ancaman berbasis teknologi.

Kapolda juga mengingatkan agar Satpam mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keamanan modern, menjaga etika profesi, serta memperkuat sinergi dengan jajaran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas di wilayah tugas masing-masing.

Selain peringatan HUT Satpam, Polda Jatim secara resmi meluncurkan layanan Polisi Penolongku, sebuah terobosan pelayanan publik berbasis WhatsApp yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian dan memperoleh informasi kepolisian.

Baca juga: Jelang Nataru Polda Jatim Bentuk Satgas Premanisme

Layanan ini menghadirkan tiga fitur utama, yakni Lapor untuk pengaduan kejadian kriminalitas atau gangguan kamtibmas, Informasi untuk konsultasi layanan kepolisian, serta Kenalan yang memungkinkan masyarakat mengenal Bhabinkamtibmas di wilayahnya.

Kapolda menjelaskan, Polisi Penolongku dilengkapi mekanisme kontrol berjenjang guna menjamin kecepatan dan kepastian layanan. 

Laporan masyarakat yang tidak direspons dalam kurun waktu tertentu akan secara otomatis diteruskan ke tingkat pimpinan di atasnya.

“Melalui layanan ini, masyarakat dapat memantau progres penanganan laporan secara transparan dan real-time,” jelasnya.

Baca juga: SPPG Polda Jawa Timur Wujud Transparansi Pelayanan Publik yang Semakin Profesional

Kapolda menegaskan kepada seluruh personel Polri agar menjadikan layanan Polisi Penolongku sebagai sarana meningkatkan responsivitas dan empati dalam melayani masyarakat. 

Menurutnya, teknologi hanyalah alat bantu, sementara kualitas pelayanan tetap bergantung pada sikap dan komitmen personel di lapangan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan pengabdiannya, serta berharap sinergi antara Polri, Satpam, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Jawa Timur yang aman dan kondusif. 

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru