Lapas Cipinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar melalui Ikrar dan Deklarasi Bersama

Reporter : Ragil S
Ikrar Zero Halinar

JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang melaksanakan kegiatan Ikrar Bersama dan Penandatanganan Deklarasi Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik terlarang. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas I Cipinang dan diikuti oleh seluruh jajaran petugas.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Baca juga: Kalapas Cipinang Dorong Pejabat Baru Langsung Bergerak Jalankan Kerja Nyata Pelayanan PRIMA

"Deklarasi Zero Halinar ini merupakan bentuk keseriusan kita dalam menjaga integritas dan profesionalisme. Tidak boleh ada toleransi terhadap handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba di dalam Lapas. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh jajaran,” tegas Wachid, Rabu (22/4).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan komitmen ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Sementara itu di bagian pengamanan, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Sumaryo, menyampaikan strategi pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dan terukur guna mendukung implementasi Zero Halinar.

Baca juga: Razia Gabungan Petugas Lapas Cipinang dan TNI - Polri Jaga Keamanan dan Ketertiban

"Penguatan pengamanan kami lakukan melalui razia berkala, pemetaan potensi kerawanan, serta peningkatan disiplin petugas. Hal ini sebagai langkah preventif agar lingkungan Lapas tetap bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba,” jelas Sumaryo. 

Ia juga mengajak seluruh petugas untuk meningkatkan sinergi dan kepedulian terhadap lingkungan kerja agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.

Baca juga: Dua Hari Kunjungan Idulfitri, Lapas Cipinang Layani Ribuan Pengunjung dengan Aman dan Tertib

Di sisi lain, Kepala Bagian Tata Usaha, Ari Budiningsih, turut menegaskan pentingnya peran administratif dan pengawasan internal dalam mendukung implementasi Zero Halinar.

“Dari sisi tata usaha, kami memastikan seluruh sistem administrasi berjalan transparan dan akuntabel, sehingga dapat meminimalisir potensi penyimpangan. Komitmen ini harus didukung oleh sistem yang baik dan integritas individu,” ungkapnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru