SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kegiatan sharing session saat menerima kunjungan akademik dari 72 mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Islam Bandung (UNISBA), Senin (4/5), di kantor TPS, Jalan Tanjung Mutiara 1 Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TPS dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada pilar pendidikan.
Baca juga: Sinergi dan Kolaborasi, Kunci TPS Jaga Layanan Prima di Usia ke-27
Dalam sesi tersebut, para mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai pengelolaan terminal petikemas dari perspektif ilmu akuntansi.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Momentum Hardiknas kami manfaatkan untuk berbagi praktik terbaik. Kami ingin menunjukkan bahwa akuntansi saat ini telah berkembang, tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga berperan dalam mengukur dampak sosial melalui Social Return on Investment (SROI) serta pelaporan keberlanjutan melalui Sustainability Report,” jelasnya.
Baca juga: Kolaborasi TPS dan Bank Sampah Perak Barat, Warga Sidotopo Wetan Didorong Naik Kelas Kelola Sampah
Sebagai perusahaan di sektor kepelabuhanan, TPS secara konsisten mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Dalam konteks tersebut, peran akuntansi menjadi semakin strategis dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Dalam sesi berbagi, TPS juga mengulas implementasi akuntansi dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Baca juga: Cantiknya Kartini TPS: Hadir Percaya Diri Dalam Berbagai Peran
Hal ini memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang bagaimana teori akuntansi diterapkan secara nyata di dunia industri logistik dan kepelabuhanan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam mengenai tantangan dan peluang profesi akuntan di sektor tersebut.
Editor : Redaksi