JAKARTA – Perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 menjadi momentum untuk menebarkan nilai-nilai kedamaian, kasih sayang, dan kebijaksanaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Semangat itu pula yang disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, melalui ucapan selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Indonesia.
Baca juga: Tampil Dengan Seragam Baru, Lapas Kendal Ikuti Apel Bersama Menteri IMIPAS Secara Virtual
Mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, Agus Andrianto bersama seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengajak masyarakat menjadikan Waisak sebagai momen refleksi untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah perbedaan.
Menurutnya, nilai-nilai Dharma tidak hanya relevan bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi inspirasi universal dalam membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, dan penuh kepedulian terhadap sesama.
Baca juga: Pastikan Layanan dan Fasilitas Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
"Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026. Semoga semangat kebajikan, cinta kasih, dan kedamaian senantiasa menyertai langkah kita dalam menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang harmonis," demikian pesan yang disampaikan dalam ucapan resmi tersebut, Minggu (31/4).
Di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial saat ini, pesan Waisak dinilai menjadi pengingat bahwa perdamaian dunia sejatinya berawal dari kedamaian dalam diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dari sikap saling menghargai itulah lahir kekuatan untuk menjaga persatuan bangsa.
Baca juga: IPPA Fest Aloha 2025 Hari Kedua: Kakanwil Ditjenpas Jatim Ikut Meriahkan Fun Walk dan Senam Bersama
Ucapan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan Indonesia. Dengan latar Candi Borobudur sebagai simbol peradaban dan spiritualitas, pesan yang disampaikan tidak sekadar seremonial, melainkan ajakan untuk terus menebarkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui peringatan Waisak tahun ini, Agus Andrianto berharap semangat Dharma dapat terus hidup di tengah masyarakat, menjadi cahaya yang menuntun pada kehidupan yang lebih damai, penuh toleransi, dan saling menguatkan satu sama lain.
Editor : Redaksi