SURABAYA - Sekretaris DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, merespons positif wacana pemekaran daerah pemilihan (dapil) yang tengah dikaji Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya untuk Pemilu mendatang.
Menurut Yuga sapaan akrabnya, PSI akan turut mempelajari dan memberikan masukan terkait kajian pemekaran dapil tersebut
Baca juga: DPD PSI Surabaya Tebar Kebaikan, Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan
"Iya, selain KPU Surabaya, kami juga partai-partai politik yang ada di Kota Surabaya juga pasti bakal mempelajari juga, meninjau, memberi masukan. Jadi beberapa aspek terkait aturan atau segala bentuk peraturan-peraturan yang ada," ujarnya sekaligus anggota komisi B DPRD Surabaya, pada Kamis (11/6).
Ia menjelaskan, dalam regulasi yang ada, tidak terdapat ketentuan yang secara eksplisit mengatur kewajiban pemekaran dapil. Namun, aturan tersebut secara jelas mengatur jumlah kursi DPRD berdasarkan jumlah penduduk.
"Jadi melihat peraturan perundang-undangan yang lalu bahwa pemekaran dapil itu tidak diejawantahkan di undang-undang atau di peraturan. Tetapi yang diejawantahkan yang jelas itu adalah jumlah kursi apabila penduduk Kota Surabaya sudah dari 3 juta. Nah, itu akan menjadi 55 kursi," katanya.
Baca juga: Komitmen Menangkan Erji, DPD PSI Surabaya Gelar Kopdarsus Spektakuler
Selain itu, saat ditanya mengenai pemekaran dapil pada Pemilu mendatang, ia mengaku optimistis PSI mampu beradaptasi dengan berbagai skenario yang nantinya diterapkan oleh penyelenggara pemilu.
"Kalau memang ada pemekaran, PSI siap-siap aja. apapun konsepnya kami sangat siap sangat pede karena saya merasakan sendiri bahwa PSI yang sekarang ini sudah beda," ungkapnya.
Baca juga: Hadir ke PSI Surabaya, Eri-Armuji Kembalikan Formulir Pendaftaran Cawali
Terkait target politik pada Pemilu mendatang, Yuga menyatakan PSI berupaya meningkatkan perolehan kursi di legislatif. Namun, pihaknya belum menetapkan angka target secara spesifik.
"Ya, target kursi yang jelas, kami akan berusaha semaksimal mungkin. Jadi kita perubah strategi-strategi nya tidak seperti yang lalu. Kalau target memang kita tidak sebutkan secara jelas, tapi kami ingin adanya penambahan kursi di legislatif," pungkasnya.
Editor : Redaksi