Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Cak Yebe Ajak Warga Keputran Olah Sampah dari Rumah ‎

Yona Bagus bagikan ratusan tong komposter.
Yona Bagus bagikan ratusan tong komposter.

‎SURABAYA – Untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyerukan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga dan pengembangan pertanian perkotaan (urban farming).

‎Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian ratusan tong komposter kepada warga saat kegiatan reses. Dia menilai, gerakan menjaga lingkungan perlu diterapkan melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat setiap hari. 

Baca Juga: Terima Aspirasi Warga Lontar, Cak Yebe Minta Usulan Musrenbang Dikawal Bersama Anggota Dewan ‎

‎“Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto harus kita dukung melalui aksi nyata," ujarnya Cak Yebe saat ditemui usai Gerakan Indonesia ASRI di Kampung Keputran, Sabtu (17/10).

‎Menurut dia, tong komposter dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Hasil pengolahan tersebut selanjutnya bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman sehingga sampah organik memiliki nilai manfaat.

‎Cak Yebe juga mendorong warga memanfaatkan pekarangan maupun ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam sayuran dan tanaman produktif. 

‎“Pengelolaan sampah sebaiknya dimulai dari rumah tangga. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran atau tanaman produktif,” kata mahasiswa doktoral Ilmu Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya ini.

‎Lebih jauh, Cak Yebe menilai pengelolaan sampah organik dan anorganik perlu dilakukan secara terpadu agar memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Kunjungi Kebun Hidroponik di Kedurus, Cak Yebe Kucurkan Bantuan Permodalan ‎

‎Menurut dia keterhubungan antara pengelolaan sampah dan urban farming dapat menjadi langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Warga bisa memanfaatkan kompos untuk menanam sayuran, cabai, dan tanaman pangan lainnya di pekarangan atau lahan terbatas.

‎“Kalau sampah dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya lingkungan menjadi bersih. Sampah organik bisa menjadi kompos, sementara sampah anorganik yang dipilah dapat memiliki nilai jual,” tegasnya Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.

‎Dia juga mendorong keterlibatan kaum muda dalam membangun kegiatan ekonomi berbasis lingkungan di tingkat kampung. 

Baca Juga: Dari Sampah Organik Jadi Ketahanan Pangan, Cak Yebe Bagikan 200 Tong Komposter di Dapil 5

‎“Kaum muda harus diberi ruang untuk terlibat dan berinovasi. Pengelolaan sampah dan urban farming bisa menjadi peluang usaha apabila dikelola secara konsisten, memiliki pasar, serta didukung kerja sama warga, komunitas, dan pelaku usaha,” tutur dia.

‎Cak Yebe juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia berharap Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Selamat ulang tahun kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memimpin Indonesia serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi