Satgas Pangan Temukan Dugaan Kecurangan Minyakita di Surabaya

Reporter : Anil Rachman
Satgas pangan Polrestabes Surabaya saat sidak minyak goreng

SURABAYA – Satgas Pangan Polrestabes Surabaya menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar tradisional dan menemukan indikasi kecurangan dalam pengemasan Minyakita. Tim gabungan dari kepolisian dan Pemerintah Kota Surabaya mendapati volume minyak goreng kemasan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto, melalui Kanit 5 (Tipidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya IPTU Tony Hariyanto, mengungkapkan bahwa sidak ini dilakukan sebagai respons terhadap maraknya dugaan kecurangan oleh pelaku usaha dalam pengemasan Minyakita.

Baca juga: Satgas Pangan Temukan Minyak Goreng Kurang Takaran, PKB Surabaya Desak Sanksi Tegas

"Kami dari Satgas Pangan Satreskrim Polrestabes Surabaya, khususnya di Unit 5 Tindak Pidana Ekonomi, mewakili adanya perintah pimpinan terkait dugaan kecurangan dalam pengemasan Minyakita. Oleh karena itu, kami bersama Dinkopumdag (Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan) Kota Surabaya, melakukan sidak," jelas Tony 

Dalam sidak berlangsung dilakukan di dua Pasar Tradisional yakni, Pasar Soponyono dan Pasar Wonokromo Surabaya, tim menemukan bahwa minyak goreng dalam kemasan botol 1 liter yang dijual di pasaran ternyata memiliki volume kurang dari standar yang seharusnya.

Baca juga: Satgas Pangan Temukan Minyak Goreng Kurang Takaran, PKB Surabaya Desak Sanksi Tegas

"Kami menemukan beberapa pengemasan dalam bentuk botol 1 liter yang seharusnya berisi 1000 ml, tetapi setelah diuji, hanya berisi 970 ml. Artinya, ada indikasi kekurangan sekitar 30 ml per botol," tuturnya, Kamis (13/3)

Selain dalam kemasan botol, dugaan kecurangan juga ditemukan pada kemasan bantal (pouch) 1 liter yang dikemas oleh beberapa CV dan PT. Temuan ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Satgas Pangan Temukan Minyak Goreng Kurang Takaran, PKB Surabaya Desak Sanksi Tegas

Ia berharap, sidak ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha agar mematuhi standar pengemasan yang telah ditetapkan, serta meminta masyarakat teliti membeli minyak goreng kemasan dan segera melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan.

"Masyarakat lebih waspada dan lebih teliti dalam membeli minyak goreng kemasan dan jika menemukan indikasi kecurangan segera melaporkan kepada Instansi terkait.' tutupnya. 

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru