Becak Listrik Presiden Prabowo Disambut Positif DPRD Surabaya ‎

Reporter : Aldi Fakhrudin
Yona Bagus Widyatmoko

SURABAYA – Program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) mendapat apresiasi dari Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko

‎Ia menilai, bantuan becak listrik tersebut bukan sekadar simbol perhatian pemerintah pusat, melainkan memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas serta pendapatan pengemudi becak lansia.

Baca juga: Enny Minarsih Proyeksikan 5.250 UMKM Tumbuh Signifikan di Surabaya

‎“Hari ini luar biasa. Ada 200 pengemudi becak lansia yang menerima bantuan becak listrik dari Bapak Presiden. Ini bentuk perhatian nyata kepada masyarakat kecil,” ujar cak Yebe sapaan akrabnya di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/01).

‎Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan, DPRD Kota Surabaya turut menyaksikan secara langsung uji coba penggunaan becak listrik bersama Wali Kota Surabaya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta jajaran Fraksi Gerindra DPRD Surabaya.

‎“Becaknya keren. Bahkan hanya dalam satu hari latihan, para pengemudi becak sudah terampil mengoperasikannya,” katanya.

‎Dari sisi teknis, Cak Yebe menilai becak listrik tersebut dirancang aman dan sesuai dengan kebutuhan pengemudi lansia. Becak listrik itu memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam.

Baca juga: ‎Status Lahan Bermasalah, Pembangunan SPPG Kapasan Terhambat

‎“Dengan kecepatan itu relatif aman. Jarak tempuh 40 kilometer juga sudah sangat mengakomodir aktivitas bapak-bapak tukang becak kita sehari-hari,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, ia menegaskan penggunaan becak listrik dapat mengurangi beban fisik para pengemudi becak lansia, sehingga mereka tetap dapat bekerja dengan lebih nyaman dan produktif.

‎“Harapannya, dengan adanya becak listrik ini, pendapatan para tukang becak lansia bisa meningkat. Ini membantu mereka tetap mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Baca juga: DPRD Surabaya Nilai Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Minim Sosialisasi ‎

‎Cak Yebe menambahkan, DPRD Kota Surabaya mendukung penuh program-program afirmatif yang menyasar masyarakat kelompok ekonomi bawah, khususnya warga yang masuk kategori desil 1, 2, dan 3.

‎“Mudah-mudahan ke depan Bapak Presiden kembali menyalurkan bantuan becak listrik untuk pengemudi becak lain di Surabaya yang belum menerima. Sehingga ekonomi masyarakat kita, khususnya para tukang becak lansia, benar-benar terbantu dan kesejahteraan warga Kota Surabaya semakin meningkat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru