MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Eman Suherman, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan kadar air dalam tanah meningkat drastis sehingga kondisi tanah menjadi labil. Terlebih, lokasi kejadian berada di zona merah dengan tingkat kerentanan pergerakan tanah yang sangat tinggi.
Baca juga: Kirab dan Ziarah jelang Peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186
Akibatnya, terjadi gerakan tanah sepanjang kurang lebih 339 meter dari bagian puncak perbukitan.
Pergerakan tanah yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 menyebakan 25 rumah yang terdampak langsung serta 35 KK mengungsi dan 128 terancam karena tanah labil dan berbukit.
Dalam kunjungannya, Bupati Eman Suherman memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat menangani dampak bencana yang mengakibatkan puluhan rumah terdampak dan sebagian warga harus mengungsi.
Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Majalengka tengah mengupayakan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak, apabila masyarakat bersedia untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
“Apabila masyarakat siap untuk direlokasi, kami akan mengusulkan ke pemerintah provinsi. Namun di sisi lain, Pemkab juga menyiapkan lahan relokasi di daerah yang lebih aman dan tidak jauh dari lokasi saat ini, agar warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” ujar Bupati, Senin, (16/2)
Baca juga: Kolaborasi Geber Jumat, Pemkab Majalengka Bersihkan Pasar Cigasong
Selama proses tersebut berlangsung, Pemkab Majalengka telah menyiapkan tenda pengunsian sementara bagi warga terdampak, serta mendirikan dapur umum melalui Dinas Sosial untuk memastikan kebutuhan logistik masyarakat terpenuhi.
Selain penanganan darurat, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan guna meminimalisir risiko bencana serupa di masa mendatang.
“Kita harus bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Jangan sampai terjadi kerusakan alam yang justru memperparah potensi bencana,” tegasnya.
Baca juga: Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 Ribuan Warga Wilayah Utara ikuti Jalan Santai
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Apip Supriyanto menambahkan untuk gerak cepat penanganan kedaruratan bencana telah menyiapakan satu tenda pengungsian.
Selain itu pihaknya menyiapkan dapur umum di desa Sukdana Kecamatan Malausma.
"Selain itu juga Dinsos telah menyediakan tenda pengungsian di halaman Kecamatan Argapura terkait bencana longsor di blok calingcing Desa Sukasarikidul Kecamatan Argapura," tegasnya (S.Jenab)
Editor : Redaksi