SURABAYA - Anas Karno akhirnya resmi menjadi anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Peresmian tersebut, ditandai dengan rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah / janji Pengganti Antar Waktu (PAW) yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiar Rifai.
Baca juga: Penataan PKL di Surabaya, DPRD Minta Kebijakan Adil dan Solutif
Dalam agenda tersebut, Anas Karno dari daerah pemilihan (Dapil) 3 secara resmi menggantikan Adi Sutarwijono yang wafat pada 10 Februari 2026.
Dalam keterangannya usai pelantikan, Anas Karno menyampaikan rasa terima kasih sekaligus komitmennya untuk melanjutkan perjuangan pendahulunya.
“Bismillah, akan melanjutkan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan, sering turun ke masyarakat, dan berupaya agar lebih baik lagi, terutama di Dapil 3 dan umumnya se-Kota Surabaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya siap ditempatkan di komisi mana pun sesuai penugasan partai.
“Saya sebagai kader PDI Perjuangan harus tunduk dan patuh kepada partai. Ditugaskan di mana saja harus siap, tidak boleh menolak. Itu prinsipnya,” tegasnya.
Terkait sisa masa jabatan periode 2024–2029, Anas menyebut akan fokus melanjutkan program yang telah dirintis sekaligus melakukan perbaikan.
Baca juga: Komisi A DPRD Surabaya Tindaklanjuti Aduan PJS, Tegaskan Larangan Intimidasi Jukir
“Yang sudah dibina, dirajut, dan dilakukan oleh almarhum akan kami lanjutkan. Hal-hal yang kurang akan segera kami lengkapi agar ke depan bisa lebih baik,” katanya.
Anas juga menekankan, pentingnya kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas utama legislator. Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikan karena telah memiliki pengalaman sebelumnya sebagai anggota dewan.
“Pada prinsipnya menjalankan tugas kedewanan, fungsi kontrol, dan turun ke masyarakat. Itu yang utama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Sosialisasi Kampung Pancasila hingga Tingkat RT/RW
“Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Bu Mega jelas, kader harus berada di tengah-tengah rakyat. Ketika masyarakat membutuhkan, kami harus siap membantu,” imbuhnya.
Sejumlah pihak berharap kehadiran Anas Karno mampu memperkuat kinerja DPRD Surabaya, baik dalam fungsi legislasi, pengawasan, maupun penganggaran.
Editor : Redaksi