PEMALANG – Ratusan warga Desa Belik yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Selatan bisa bernapas lega.
Perjuangan mereka dalam menolak rencana pembukaan tambang galian C membuahkan hasil manis setelah Pemerintah Desa (Pemdes) setempat resmi membatalkan proyek tersebut.
Baca Juga: Komitmen Jaga Kelestarian Alam, Pemdes Belik Hentikan Total Izin Tambang Galian C
Koordinator Aliansi Masyarakat Pemalang Selatan, Arif Setiawan, mengaku sangat puas dengan respons cepat dari Kepala Desa Belik, Nur Azizah.
Pasalnya, warga hanya perlu melakukan satu kali audiensi untuk meyakinkan pemerintah bahwa tambang tersebut mengancam ruang hidup dan kelestarian alam desa.
Baca Juga: Komitmen Jaga Kelestarian Alam, Pemdes Belik Hentikan Total Izin Tambang Galian C
"Mewakili seluruh warga Belik, kami sangat puas dengan keputusan Pemerintah Desa. Mereka mendengarkan aspirasi kami, dan kemudian bersama masyarakat menghentikan total rencana pertambangan galian C," ungkap Arif pasca-audiensi di salah satu rumah makan di Kecamatan Belik.
Dengan redamnya potensi konflik ini, Arif berharap ke depannya pihak Pemdes selalu mengedepankan sosialisasi publik sebelum menelurkan kebijakan baru.
Baca Juga: Komitmen Jaga Kelestarian Alam, Pemdes Belik Hentikan Total Izin Tambang Galian C
Langkah preventif ini dinilai penting agar keributan serupa tidak terulang dan situasi di wilayah Pemalang Selatan tetap kondusif.
Editor : Redaksi