Songsong Ramadan, Kanwil IV KPPU Tinjau Sejumlah Pasar Tradisional Surabaya 

Pasar Wonokromo
Pasar Wonokromo

Surabaya,Tikta.id - Menjelang bulan Ramadan, Kanwil IV KPPU meninjau bahan pokok di pasar tradisional di Kota Surabaya.

Di antaranya Kanwil IV KPPU meninjau pasar Wonokromo, Keputran serta pasar Genteng. 

Baca Juga: Polres Batu dan Bhayangkari Sebar Kebaikan di Bulan Ramadan 

Kanwil IV KPPU saat memantau Pasar Wonokromo harga komoditi terpantau mengalami kenaikan. 

Harga beras jenis medium berada pada kisaran Rp. 10.900/kg, dan beras premium pada kisaran harga Rp. 17.000/kg. Kemudian harga gula pasir berada pada kisaran Rp. 17.000/kg, harga daging ayam Rp. 36.000/kg. 

Harga daging sapi Rp. 120.000/kg, harga telur ayam Rp. 27.000/kg, harga bawang putih Rp. 33.000/kg, harga bawang merah Rp. 23.000/kg, harga cabe rawit Rp. 44.000/kg, harga cabe besar merah Rp. 64.000/kg serta harga cabe besar hijau Rp. 20.000/kg. 

Pada komoditi minyak goreng, harga untuk minyak goreng curah adalah Rp. 14.000/liter, minyakita Rp. 14.000/liter dan minyak goreng premium berbagai merk mulai dari Rp. 14.000/liter hingga Rp. 18.000/liter.

“Dari pantauan di lapangan, kami menemukan yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah harga beras,” ujar Dendy R. Sutrisno Kepala Kanwil IV, melalui keterangan yang diterima Selasa (13/2).

Baca Juga: Tingkatkan Keimanan, Aliansi Madura Perantau Buka Puasa Bersama

Terkait hal tersebut, Dendy meminta Bulog untuk melakukan pendistribusian beras secara intensif mengingat Bulog masih mempunyai ketersediaan beras SPHP.

"Kami meminta Bulog mendistribusikan berasa secara intensif," tuturnya.

Dendy mengharapkan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari pembelian yang tidak perlu (panic buying) sebab persediaan komoditi pangan dinilai masih cukup. 

Baca Juga: Polri dan Wartawan Sebar Kebaikan di Bulan Ramadan

“Bagi pelaku usaha dihimbau tidak mencoba melakukan upaya yang mengarah pada praktek penahanan pasokan yang berimbas pada harga yang tidak wajar”, tegasnya. Catatan terakhir, kami mendorong pemerintah daerah meningkatkan peran pasar tradisional sebagai garda depan stabilisasi harga pangan, tidak sekedar hanya dilibatkan dalam operasi pasar.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati mengatakan, Pemkot Surabaya mengantisipasi agar komoditi di Surabaya tetap terkendali saat bulan Ramadan.

"Kesiapan Pemkot Surabaya dalam menghadapi bulan Ramadan serta berupaya agar komoditi pangan di Surabaya tetap terkendali dan melakukan upaya stabilisasi terhadap komoditi tertentu langsung ke masyarakat." katanya.

Editor : Redaksi