SURABAYA – Tidak semua sinergi harus dimulai dari ruang rapat. Terkadang, sebuah pertemuan sederhana dalam suasana penuh keakraban justru menjadi awal dari hubungan yang lebih bermakna.
Semangat itulah yang terlihat dalam silaturahim antara Kasi Bekade Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, Dedy Arifianto, dengan Ketua Umum Srikandi MADAS, Florencia, Kamis (1/10).
Baca Juga: Menyulut Sinergi, Meruntuhkan Dominasi
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Selain menjadi momentum mempererat tali silaturahim, pertemuan itu juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan sinergitas antara Bapas dengan elemen masyarakat.
Dedy Arifianto menyampaikan bahwa silaturahim menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai pihak.
“Silaturahim ini bukan hanya sekadar bertemu, tetapi bagaimana kita bisa saling mengenal, berkomunikasi dan bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dedy.
Sementara itu, Kasubsibinkemas Bapas Kelas I Surabaya, Reyhan Adrista, menyampaikan bahwa sinergitas dengan masyarakat memiliki arti penting, khususnya dalam mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial.
Menurut Reyhan, keberhasilan pembimbingan tidak hanya bergantung pada peran petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan dan masyarakat.
“Pembimbingan kemasyarakatan pada dasarnya tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari lingkungan dan berbagai elemen masyarakat sangat penting agar proses reintegrasi sosial dapat berjalan dengan baik,” kata Reyhan.
Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Gelar Silaturahmi bersama Warga, Soroti Parkir hingga Persoalan Sampah
Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin melalui silaturahim diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas ke depannya.
“Harapannya, komunikasi seperti ini bisa terus terjaga. Ketika semua pihak saling mendukung dan memiliki kepedulian yang sama, tentu akan semakin banyak hal positif yang bisa dilakukan bersama,” imbuhnya.
Florencia, menyambut baik terjalinnya komunikasi tersebut. Menurutnya, hubungan yang dibangun melalui silaturahim dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah komunikasi dan silaturahim tetap terjaga. Dari hubungan yang baik, mudah-mudahan bisa lahir sinergi yang membawa manfaat,” tutur Florencia.
Baca Juga: BKKBN Jatim dan BBPOM Perkuat Sinergi Komunikasi Publik untuk Edukasi Masyarakat
Pertemuan tersebut menjadi gambaran bahwa membangun kepedulian terhadap masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, yakni saling membuka ruang komunikasi dan menjaga hubungan baik.
Bukan sekadar tentang siapa yang paling berperan, tetapi bagaimana berbagai unsur dapat berjalan bersama, saling menguatkan dan menghadirkan manfaat.
Sebab, dari sebuah silaturahim dapat tumbuh kepercayaan. Dari kepercayaan, terbuka ruang sinergi. Dan dari sinergi itulah diharapkan lahir langkah-langkah kecil yang memberi arti bagi masyarakat.
Editor : Redaksi