BONDOWOSO - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Ina Ammania mengunjungi tokoh ulama di beberapa Ponpes Bondowoso juga menyapa para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Raden Bagus Asra (RBA) Ki Ronggo, Rabu (9/4).
Ia mengatakan, kunjungan untuk mempererat tali sekaligus menyalurkan 700 paket sembako kepada para guru di ponpes dan para PKL di alun-alun Bondowoso.
Baca juga: Kapolrestabes Surabaya Blusukan Bagikan Sembako ke Warga Gubeng Masjid
“Untuk memberikan sembako, before dan after lebaran. Jadi, sebelum lebaran kita juga memberikan sembako tapi konsentrasinya kepada guru-guru sekolah,”uacapnya.
Ia menjelaskan saat bulan Ramadan Ponpes banyak yang libur, sehingga mengagendakan Bagi-bagi sembako setelah lebaran.
“Setelah lebaran untuk pengurus-pengurusnya kita berikan apresiasi sembako,”jelasnya.
Baca juga: Dari Musisi hingga Politisi, Ahmad Dhani Cerita Perubahan Surabaya dan Keberaniannya
Ina memaparkan, sembako tersebut minyak goreng, gula, sarden, kornet, sirup, biscuit, susu dan lainnya.
Dengan sembako itu diharapkan bisa bermanfaat bagi para pengurus pondok pesantren. Sebab, mereka mengajar untuk menciptakan tunas-tunas bangsa yang cerdas dan berakhlak.
“Kalau gak kita memberikan apresiasi atau juga penghargaan, bagaimana kualitas pendidikan. Karena menurut saya masih kurang layak honornya, karena masih dibawah UMR. Minimal UMR lah,”ungkapnya.
Baca juga: Ahmad Dhani Bersama MATRA Gaungkan Pelestarian Budaya dan Adat Nusantara di Kediri
Oleh karena itu, ia akan berkoordinasi dengan Pemkab agar dapat mengelola PAD (pendapatan asli daerah) lebih baik lagi.
“Bupati selaku pengguna anggaran untuk bisa disisihkan mengelola PADnya yang ada di Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi,” terangnya.
Editor : Redaksi