SURABAYA - MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya bersama Lembaga Komando Inti (KOTI) Mahatidana menggelar silaturahmi Ramadan, di Diponggo Kulinari & Sport, Surabaya.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Dukung Khofifah, Pemuda Pancasila Surabaya Siap Jaga Kondusivitas Kota
Sekretaris Cabang MPC Pemuda Pancasila Surabaya, Baso Juherman, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya kader melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KOTI Mahatidana.
Menurutnya, Diklat KOTI bukan sekadar agenda rutin, melainkan fondasi utama pembentukan karakter kader yang disiplin, loyal, serta memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.
“Diklat KOTI adalah proses pembentukan mental dan kepemimpinan. Dari sinilah lahir kader yang tangguh, profesional, dan siap menjaga marwah organisasi,” tegasnya, melalui keterangannya, Senin (23/2).
Baca juga: HUT ke-66, PP Surabaya Perbaiki Citra Ormas Lewat Ludruk Cak Durasim Sang Pahlawan
Ia menambahkan, penguatan kapasitas kader menjadi kunci dalam menghadapi dinamika organisasi dan tantangan sosial di tengah masyarakat.
Dengan kader yang terlatih dan berkarakter, organisasi diyakini mampu bergerak lebih terstruktur dan responsif.
Tak hanya penguatan internal, Baso Juherman juga menyoroti optimalisasi program Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Baca juga: Pemuda Pancasila Surabaya Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Soliditas dan Marwah Organisasi
Ia mendorong agar KOTI turut aktif berperan dalam mendukung implementasi program tersebut sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Posbakum harus hadir sebagai garda terdepan pelayanan hukum bagi warga. Ini bukan hanya soal struktur organisasi, tetapi bukti bahwa Pemuda Pancasila benar-benar hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum,” ujarnya.
Editor : Redaksi