SIDOARJO – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas)Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast resmi menutup kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking Fungsi Humas Jajaran Polda Jatim Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Sidoarjo.
Kegiatan yang diikuti para Kasi Humas Polres jajaran Polda Jatim, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID ) Satker Polda Jatim, serta personel fungsi humas tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik.
Baca juga: Optimalisasi Gakkum Presisi : Ditlantas Polda Jatim Gelar Operasi Dakgar Berbasis Handheld
Abast menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan narasumber yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan pelatihan.
Menurutnya pelatihan selama Dua hari ini bukan sekadar agenda seremonial, namun merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Humas Polri agar mampu menjadi komunikator publik yang kredibel, adaptif, dan responsif di tengah perkembangan arus informasi yang sangat cepat.
“Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini, saya meyakini para peserta telah mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik dalam hal public speaking, baik dalam penyampaian informasi, penguatan narasi, maupun mengelola komunikasi publik secara profesional,” kata Abast, Kamis (30/3).
Ia menegaskan, tantangan fungsi Humas saat ini semakin kompleks. Perkembangan media digital, derasnya arus informasi, serta dinamika opini publik menuntut personel Humas untuk tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga tepat, terukur, dan bertanggung jawab.
Baca juga: Polda Jatim Gelar MCU Gratis untuk 2.000 Buruh Jelang May Day
Karena itu, Kombes Abast menekankan beberapa hal penting kepada seluruh peserta, diantaranya menguasai materi dan data sebelum menyampaikan informasi, menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.
"Kita bangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang jujur dan transparan, serta menjaga etika dan profesionalisme saat berhadapan dengan media maupun masyarakat," tutur Kombes Abast.
Ia berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di satuan kerja masing-masing.
Baca juga: Polda Jatim Selamatkan PMI Asal Malang Korban TPPO
“Jadilah Humas Polri yang mampu menjadi jembatan informasi antara institusi dan masyarakat, sekaligus menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegasnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada narasumber dari Suara Surabaya Media yang telah berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar teknik komunikasi publik yang efektif.
"Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan jajaran humas Polda Jatim semakin siap menghadapi tantangan komunikasi modern serta mampu menyampaikan informasi kepolisian secara profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat," pungkas Abast.
Editor : Redaksi