Potensi Mata Air Melimpah, Warga Desa Banyumudal Masih Andalkan Layanan PDAM untuk Air Bersih

Reporter : Ragil S
Potensi air yang dimiliki Desa Banyumudal

PEMALANG – Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dikenal memiliki potensi sumber mata air yang melimpah. Namun, sebagian warga setempat hingga kini masih mengandalkan layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Secara etimologis, Banyumudal dalam bahasa Jawa diartikan sebagai air yang melimpah. Kondisi tersebut selaras dengan keberadaan sejumlah titik mata air dengan debit yang relatif stabil sepanjang tahun. Meski demikian, distribusi air ke permukiman warga belum dapat dilakukan secara optimal.

Baca juga: Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Renang, Polisi Gelar Penyelidikan

Sejumlah sumber air yang berada di wilayah tersebut diketahui telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah lain melalui sistem pengelolaan oleh PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Warga Desa Banyumudal sendiri menghadapi sejumlah kendala dalam memanfaatkan potensi tersebut secara langsung. Salah satu warga, Syamsul Ma’arif, menyebutkan bahwa faktor geografis menjadi tantangan utama.

“Kami memiliki beberapa sumber mata air dengan debit besar. Namun, lokasinya berada di area yang lebih rendah dan cukup curam, sementara permukiman warga berada di dataran lebih tinggi. Untuk menyalurkannya dibutuhkan infrastruktur seperti pompa yang memadai,” ujarnya, Senin (4/5).

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran juga menjadi pertimbangan sehingga sebagian warga memilih menggunakan layanan PDAM dengan sistem berlangganan bulanan.

Hal senada disampaikan pemerhati lingkungan di Pemalang, Andi Rustono. Ia menjelaskan bahwa secara teknis, aliran air lebih mudah mengalir ke wilayah dengan kontur lebih rendah secara gravitasi.

Baca juga: Target Rp20 Miliar, 105 Vendor Ramaikan Pemalang Wedding Fair 2026

“Penyaluran air ke wilayah lain dimungkinkan karena faktor kontur tanah. Sementara untuk menjangkau Banyumudal dibutuhkan dukungan infrastruktur tambahan yang tentu memerlukan biaya tidak sedikit,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan dan pemanfaatan sumber air tersebut telah berjalan melalui kesepakatan dan mekanisme yang ada.

Warga pun berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar potensi sumber air yang dimiliki desa dapat dimanfaatkan lebih optimal bagi masyarakat setempat.

Baca juga: Satukan Energi Ratusan Buruh Pemalang, Pastikan Setiap Tetes Keringat Adalah Kesejahteraan

“Kami berharap ada perhatian dan dukungan, khususnya dalam hal bantuan teknis seperti instalasi pompa dan jaringan perpipaan, agar sumber air ini bisa dimanfaatkan lebih luas oleh warga,” ungkapnya.

Terpisah, Pjs Direktur PDAM Tirta Mulia, Sarwo Edi, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk membantu masyarakat, termasuk dalam hal kajian teknis.

“Masyarakat bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada. Jika membutuhkan kajian dari kami, bisa dibantu tanpa biaya, dengan catatan ada dukungan dari warga. Prinsip kami tetap kooperatif, dan jika dibutuhkan tenaga, kami siap karena harus berjalan berdampingan dengan masyarakat,” ujarnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru