SURABAYA – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengapresiasi aksi yang dilakukan Cipayung Plus Kota Surabaya di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6). Menurutnya, aksi tersebut menunjukkan tingginya kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan kebangsaan dan kehidupan masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Surabaya yang tergabung dalam Cipayung Plus karena memiliki kepedulian yang tinggi terhadap berbagai persoalan bangsa. Yang juga patut diapresiasi, rekan-rekan mahasiswa mampu menjaga Kota Surabaya tetap kondusif dalam menyampaikan aspirasi,” kata Yona usai menemui massa aksi.
Baca juga: Muhaimin Ajak Warga Surabaya Perbanyak Ibadah dan Sedekah di Tahun Baru Islam 1448 H
Aspirasi yang disampaikan mahasiswa mencakup sejumlah isu nasional, mulai dari kondisi ekonomi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap perlu mendapat perhatian. Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Surabaya memastikan seluruh aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami di DPRD Kota Surabaya mengapresiasi dan siap mengawal sepenuhnya apa yang menjadi aspirasi serta tuntutan mahasiswa. Aspirasi ini akan kami teruskan dan komunikasikan sesuai kewenangan yang kami miliki,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe ini.
Dia menegaskan kritik dan masukan dari mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses demokrasi. Karena itu, DPRD memandang dialog antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah perlu terus dijaga agar setiap kebijakan dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
“Mahasiswa adalah bagian dari kontrol sosial yang memiliki peran penting dalam mengingatkan seluruh penyelenggara negara. Aspirasi yang disampaikan secara tertib dan konstruktif tentu menjadi masukan yang berharga bagi perbaikan kebijakan publik,” tegas Cak Yebe.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Cak Yebe memastikan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program prioritas nasional tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Menurut dia, setiap masukan yang bertujuan memperbaiki tata kelola program harus diterima sebagai bagian dari upaya penyempurnaan bersama.
Baca juga: Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Dorong Kompensasi yang Lebih Berdampak
“Kami akan terus mengawal berbagai program pemerintah, termasuk revitalisasi tata kelola MBG. Jika ditemukan kendala atau persoalan di lapangan, DPRD siap bersama masyarakat dan mahasiswa mendorong perbaikan demi kepentingan rakyat,” ujar mahasiswa Doktoral Ilmu Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya ini.
Selain mengapresiasi mahasiswa, dia juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Polrestabes Surabaya yang mengawal jalannya aksi. Menurutnya, pendekatan yang humanis dari aparat keamanan turut menjaga suasana tetap kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Surabaya beserta seluruh jajaran yang telah bersikap humanis dalam melakukan pengamanan aksi massa. Pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengayoman membuat penyampaian aspirasi mahasiswa hari ini dapat berjalan tertib, aman, dan lancar,” katanya.
Dia menilai sinergi antara mahasiswa, DPRD, dan aparat keamanan menjadi contoh baik dalam menjaga kehidupan demokrasi di Kota Surabaya. Dia berharap pola komunikasi yang terbuka seperti ini terus dipertahankan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11 Terungkap, Cak Yebe Minta Pelaku Dihukum Tegas
“Surabaya telah menunjukkan bahwa demokrasi bisa berjalan dengan baik. Mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya secara terbuka, DPRD menerima dan mengawal aspirasi tersebut, sementara aparat keamanan menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis,” ujar dia.
Dia berharap semangat kepedulian mahasiswa terhadap persoalan bangsa terus terjaga. Di sisi lain, dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana yang kondusif agar pembangunan dan demokrasi dapat berjalan beriringan.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak tetap mengedepankan dialog, menjaga persatuan, dan bersama-sama mencari solusi terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Redaksi