SURABAYA - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, menyoroti revitalisasi 16 pasar tradisional yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dengan anggaran sekitar Rp20 miliar.
Menurut Baktiono, revitalisasi pasar tradisional sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja.
Baca juga: Diduga Rugikan Puluhan Warga, Kasus Arisan Meow Dibahas Komisi B DPRD Surabaya
Pasar yang bersih, tertata, dan nyaman diyakini mampu meningkatkan daya saing di tengah menjamurnya minimarket dan supermarket modern.
"Maka kalau pasar ini tidak segera direvitalisasi maka pasar rakyat akan semakin sepi pengunjung, karena banyak pasar-pasar atau minimarket dan supermarket dari pihak swasta itu membangun secara modern," ujarnya, pada Senin (3/8).
Selain revitalisasi pasar, Baktiono juga menyarankan agar pembangunan pasar ke depan, tidak lagi sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Untuk itu, Ia mendorong Pemkot Surabaya menggandeng pihak ketiga melalui skema Build Operate Transfer (BOT).
"Kami mengharapkan untuk revitalisasi pasar ini yang dari DPRKPP itu harusnya 0 APBD, dengan cara kerja sama dengan pihak ketiga dengan sistem Build Operating Transfer," ucapnya.
Baca juga: Komisi B DPRD Surabaya Dukung Kompetisi SWK, Enny: Harus Berdampak pada Branding
Politisi senior PDI Perjuangan itu menilai skema tersebut akan memberikan banyak keuntungan, baik bagi pemerintah maupun para pedagang.
"Dan itu akan banyak mendatangkan manfaat karena dari pihak swasta itu nanti akan membangun secara modern dan pihak penjual itu juga mereka bisa menerima manfaat," paparnya.
Baktiono juga menyinggung dua pasar tradisional yang saat ini telah memasuki tahap akhir revitalisasi, yakni Pasar Tembok Dukuh dan Pasar Kembang. Menurutnya, progres pembangunan kedua pasar tersebut telah mencapai sekitar 95 persen.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap harus melakukan evaluasi terhadap hasil pembangunan sebelum pasar dioperasikan.
Baca juga: Komisi B DPRD Surabaya Minta Pelaku Usaha Patuhi Aturan Izin Penyelenggaraan Parkir
"Lah ya pasar yang sudah selesai ini maka harus juga ada evaluasi dan juga dilihat kualitasnya, bangunannya, penempatannya," ungkapnya.
Sementara itu, terkait 14 pasar tradisional lainnya yang masuk dalam program revitalisasi, Baktiono menjelaskan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
"Iya memang itu masuk anggaran tahun ini. Ada yang harus selesai tahun ini dan ada yang tidak bisa dan itu multi years," pungkasnya.
Editor : Redaksi