Kemarau Panjang, Pemkab Majalengka Salurkan Air Bersih dan Benahi Irigasi

Shalat Istisqa
Shalat Istisqa

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan sejumlah langkah untuk menangani dampak kemarau panjang yang mulai memicu krisis air bersih dan mengganggu sektor pertanian. Selain menggelar Shalat Istisqa, Pemkab Majalengka menyalurkan air bersih dan memperbaiki serta mengalirkan saluran irigasi.

Penyaluran air bersih dilakukan ke wilayah yang mengalami krisis air. Upaya tersebut melibatkan Pemkab Majalengka bersama sejumlah pihak, termasuk Polres Majalengka dan Kodim 0617/Majalengka.

Baca Juga: Majalengka Targetkan 343 Sarjana Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana

Untuk sektor pertanian, Pemkab Majalengka bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam perbaikan dan pengaliran saluran irigasi.

Langkah itu terutama diarahkan untuk membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian di wilayah Majalengka bagian utara yang terdampak kekeringan.

Baca Juga: DLH Majalengka Tambah Armada, Sampah yang Diangkut ke TPA Heuleut Capai 90 Ton Sehari

Pemkab berharap penanganan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih sekaligus mendukung petani agar lahan pertanian tetap dapat dikelola selama kemarau panjang.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan penanganan kekeringan membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga berbagai unsur lainnya.

Baca Juga: HUT ke-81 TNI, Ini Pesan Bupati dan Dandim 0617 Majalengka

“Mari kita perkuat rasa kepedulian, saling tolong-menolong terhadap sesama warga yang kesulitan, dan senantiasa menjaga kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Majalengka yang lebih Sejahtera dan Langkung SAE,” ujar Eman.

Editor : Redaksi