Yuga Dorong Satwa Hasil Pertukaran Komodo Dikembangbiakkan di KBS ‎

Reporter : Aldi Fakhrudin
Yuga Pratisabda Widyawasta

‎SURABAYA - Lewat program pertukaran satwa dari sepasang komodo menjadi empat jenis satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS), mendapat dukungan dari anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta.

‎Yuga sapaan akrabnya menyebut, dari empat jenis satwa yang akan didatangkan, ditahap pertama telah datang kura-kura raksasa jenis Aldabra asal Jepang.

Baca juga: Abdul Ghoni Dorong Santri Adaptif Teknologi, Akhlak Tetap Jadi Pegangan

‎Menurutnya, masih terdapat sejumlah satwa lain yang akan didatangkan melalui program tersebut.

‎"Jadi yang ini salah satu kloter pertama. Selanjutnya ada panda merah dari Jepang dan ada jerapah. Pokoknya ada empat jenis satwa lainnya," ujarnya, pada Selasa (8/9).

‎Menurut Yuga, masuknya satwa dari luar negeri menjadi salah satu bentuk upaya memperkaya keanekaragaman hayati di KBS. Terlebih, KBS dinilai telah berhasil dalam mengembangbiakkan komodo.

‎"Kebetulan KBS ini sukses membudidayakan komodo, sehingga sepasang komodo tersebut bisa dipinjamkan dan kemudian kita mendapatkan satwa lainnya," katanya.

Baca juga: Cegah Miras Oplosan, Baktiono Minta Penjualan Alkohol Diperketat ‎

‎Ia berharap kehadiran satwa-satwa baru tersebut tidak hanya menambah koleksi KBS, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. 

‎Selain itu, politisi muda asal PSI tersebut, mendorong agar satwa yang didatangkan nantinya dapat dikembangkan dan dibudidayakan di Surabaya.

‎"Sekarang ada satwa baru. Tinggal bagaimana satwa-satwa ini bisa dikembangkan di Surabaya," ungkapnya.

Baca juga: Budi Leksono Serap Aspirasi PKL Indrapura, Dorong Penataan Tanpa Penggusuran

‎Di sisi lain, Yuga menilai pengembangan KBS ke depan harus dilakukan secara seimbang, tidak hanya dari sisi koleksi satwa, tetapi juga mencakup aspek konservasi, edukasi, dan pariwisata.

‎"Yang jelas KBS ini harus seimbang. Dalam artian konservasi, edukasi, ataupun wisata destinasi itu juga harus seimbang tiga-tiganya," tandasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru