Tikta.id - Tradisi tahunan sedekah laut masih dalam rangkaian menyambut tahun baru Islam Hijriah atau bulan suro, digelar Nelayan dan warga kelurahan Sugihwaras dan sekitarnya di Pelabuhan Tanjung Sari Pemalang, pada Minggu (21/7).
Tradisi yang sudah menjadi agenda rutin tahunan ini, diadakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, atas hasil laut yang diperoleh warga masyarakat serta memohon keselamatan atas keselamatan para Nelayan dan Masyarakat kabupaten Pemalang.
Baca Juga: H+2 Lebaran Penumpang Arus Balik Mulai Padati Terminal Bus Pemalang
Adapun Tradisi Sedekah Laut atau biasa disebut sebagai Baritan, merupakan tradisi turun temurun yang diadakan setahun sekali, tepatnya pada bulan Muharam/Suro (penanggalan Jawa).
Bupati Pemalang Mansur Hidayat dan Ketua Tim Penggerak PKK Shanti Rosalia turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Mansur mengatakan kegiatan Baritan sudah berjalan setiap tahun dan merupakan bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki.
Baca Juga: Pohon Beringin Tua di Pemalang Renggut Tiga Nyawa, Pemkab Lebih Teliti Lakukan Pemeliharaan
"Ucapan rasa syukur kita diwujudkan dengan adanya sedekah laut pada hari ini,” ujar Mansur.
Selain itu, kata Mansur bahwa Baritan termasuk kolaborasi antara kegiatan budaya dan keagamaan, bagaimana menguri-uri dan melestarikan budaya bangsa.
"Inilah salah satu kegiatan melestarikan budaya yang sangat baik dan sekaligus sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT,” tutur Mansur.
Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Pohon Tumbang di Salat Idulfitri Pemalang Bertambah Jadi Tiga Orang
Dikatakan oleh Mansur bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahim seluruh warga masyarakat, bukan hanya Sugihwaras saja tetapi seluruh warga masyarakat Kabupaten Pemalang hadir yang turut hadir.
“Harapannya ke depan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun, dan akan menjadi pemantik bagi para wisatawan yang datang ke Pemalang," tuturnya.
Editor : Redaksi