SURABAYA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas W.R. Supratman (UNIPRA) Surabaya menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) terkait pemberdayaan panitia pelaksana kompetisi sains pada Jumat (13/3).
Kegiatan tersebut bertajuk “Mewujudkan Panitia Olimpiade yang Profesional, Akuntabel, dan Berkelanjutan melalui Penguatan Manajemen Organisasi.” Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis serta didampingi perwakilan dari Yayasan Intan Mutia, Umar Faruq.
Baca Juga: Dorong Etika Bisnis Digital, HIMABIS Libatkan Siswa dan Mahasiswa dalam Seminar Nasional
Umar Faruq menjelaskan, bahwa Yayasan Intan Mutia yang beralamat di Perumahan Bandara Erfina Residence Blok B14, Kabupaten Malang, merupakan salah satu lembaga penyelenggara kompetisi sains yang dikenal luas melalui kompetisi nasional seperti Jenius Science Olympiad (JSO) dan Kompetisi Matematika dan Sains Indonesia (KMSI) yang diselenggarakan secara transparan dan akuntabel.
Dalam paparannya, Faruq menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan pihak swasta atau kalangan pengusaha.
"Kolaborasi dunia akademis dengan praktisi menjadi kebutuhan bagi generasi muda dalam membentuk mental pengusaha," ujarnya.
Ia juga mengajak panitia pelaksana kompetisi sains untuk memahami manajemen event organizer (EO), pengelolaan sumber daya manusia, teknik negosiasi, serta penyelenggaraan kompetisi secara proporsional dan akuntabel yang menjadi kunci keberhasilan Yayasan Intan Mutia dalam menjangkau ribuan peserta di berbagai daerah.
"Pengalaman kami selama ini dalam mengelola kompetisi sains di berbagai wilayah yang ada di seluruh Indonesia menuntut adanya manajemen yang profesional dan transparan," ungkapnya.
Baca Juga: Suroto Ungkap Visi Mewujudkan HIMABIS yang Profesional dan Inovatif
Melalui kegiatan PkM ini, Faruq berharap para panitia yang sebagian besar merupakan mahasiswa UNIPRA dapat memperoleh pengalaman praktis dalam mengelola kegiatan berskala nasional.
"Kami berharap panitia yang sebagian besar mahasiswa UNIPRA dapat belajar bagaimana membangun jejaring dan menjaga profesionalitas kerja sejak dini," tuturnya.
Sementara itu, Kaprodi Administrasi Bisnis FISIP UNIPRA Surabaya, Muthowif, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, Yayasan Intan Mutia telah berhasil mengantarkan generasi muda untuk lebih mencintai ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan kompetisi sains.
"Sebagai penyelenggara kompetisi sains JSO dan KMSI, mulai dari tingkat penyisihan sampai final sangat transparan dan akuntabel, sehingga pesertanya sangat senang,"
Baca Juga: Unipra Surabaya Bentuk Koperasi Mahasiswa, Dinkopumdag Dorong Penguatan Tata Kelola
Ia menilai keberadaan lembaga penyelenggara kompetisi tersebut telah menunjukkan standar profesionalitas yang baik dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah bagi pelajar.
"Kalau melihat keberadaan JSO dan KMSI sebagai lembaga penyelenggara kompetisi sains sangat profesional dan akuntabel,"
Menurutnya, saat ini kedua kompetisi tersebut telah memiliki rekam jejak kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya dengan Universitas Brawijaya di Malang serta Universitas Trunojoyo di Madura.
Editor : Redaksi