Aksi Keren Emak-emak Cibelok Pemalang, Rela Antar Logistik Demi Gapura Kemerdekaan RI ke-81

Gapura Kemerdekaan RI ke-81
Gapura Kemerdekaan RI ke-81

PEMALANG – Kekompakan membara ditunjukkan puluhan emak-emak di lingkungan Sekretariat Paguyuban Amal Bakti Cibelok, Dusun Kledung, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Sambil membawa makanan, minuman, hingga rokok, mereka rela berjalan kaki berbondong-bondong menuju lokasi gotong royong warga yang sedang membangun gapura hias menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pemandangan tak biasa terlihat saat para bapak dan pemuda sibuk mengecat besi serta memasang bambu untuk kerangka gapura. Di tengah terik matahari, rombongan emak-emak datang beriringan membawa pasokan logistik berupa makanan tradisional, teh manis hangat, hingga aneka kudapan.

Baca Juga: Belanja Hemat Tanpa Beban, Jalasenastri TNI AL Hadir Bantu Warga

Koordinator lapangan, Ramidah (45), yang juga pengusaha roti Tara, mengatakan ide mengirimkan logistik tersebut murni berasal dari inisiatif para ibu rumah tangga.

Mereka ingin ikut ambil bagian dalam perayaan HUT RI ke-81 tanpa harus mengangkat batu atau memaku kayu.

Baca Juga: ‎Semarak HUT ke-81 RI, Jurnalis DPRD Surabaya Gelar Turnamen Tenis Meja

"Bapak-bapak kan sibuk kerja fisik bikin gapura dari pagi sampai sore. Kami dari kaum ibu berpikir, apa ya yang bisa dibantu? Akhirnya kami patungan membawa makanan dan minuman, seperti roti, gorengan, teh hangat, dan kopi, biar tenaga bapak-bapak kembali pulih," ujarnya, Kamis sore (6/8).

Suasana kebersamaan semakin terasa saat warga yang bekerja beristirahat bersama di pinggir jalan sambil menikmati hidangan yang diantar para emak-emak.

Baca Juga: Meriahkan HUT RI ke-81, Kecamatan Rajagaluh Gelar Turnamen Voli Antar Desa

Gotong royong ini tidak sekadar membangun gapura bercorak merah putih, tetapi juga merajut kembali kerukunan antarwarga di Desa Cibelok.

Perjuangan kecil para emak-emak Cibelok menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui kebersamaan. Gapura yang berdiri bukan sekadar simbol estetika, melainkan bukti nyata semangat proklamasi tetap hidup dan dijaga di sudut-sudut desa melalui tangan-tangan tulus para ibu. 

Editor : Redaksi