SURABAYA – Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan memberikan penghargaan kepada anggota Polrestabes Surabaya dan masyarakat yang dinilai berjasa serta berprestasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, pada Senin (21/9).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi personel dalam menjaga keamanan, mengungkap tindak pidana, meningkatkan profesionalisme, serta menorehkan prestasi di bidang olahraga. Apresiasi juga diberikan kepada masyarakat yang berperan aktif membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Polisi Ungkap Celurit 1,5 Meter untuk Tawuran Antar Kelompok di Surabaya
Pemberian penghargaan berpedoman pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kebijakan tersebut juga merujuk pada Surat Telegram Kapolrestabes Surabaya mengenai pemberian penghargaan kepada personel yang berjasa dan berprestasi dalam melaksanakan tugas.
Luthfie mengatakan, penghargaan bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan institusi atas kerja keras, keberanian, profesionalisme, dan kontribusi nyata yang telah diberikan oleh personel maupun masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah ditunjukkan. Setiap keberhasilan lahir dari kerja keras, disiplin, keberanian, serta kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat,” kata Luthfie.
Sejumlah personel Satuan Reserse Kriminal mendapatkan penghargaan atas keberhasilan mengungkap berbagai tindak pidana menonjol. Di antaranya kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian yang melibatkan penggunaan airsoft gun.
Penghargaan juga diberikan kepada jajaran Satreskrim atas keberhasilan mengungkap kasus pelemparan bom molotov dan percobaan pembakaran pos polisi dalam waktu tiga jam. Tim lainnya diapresiasi atas pengungkapan pembakaran mobil dinas Samapta Polsek Tambaksari serta kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.
Baca Juga: Kontrakan di Sambikerep Jadi Gudang Sabu, Polisi Tangkap Pengedar
Tidak hanya kepada anggota Polri, penghargaan turut diberikan kepada Mudjani, petugas keamanan lingkungan di Kelurahan Pacarkeling. Ia dinilai berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan mendeteksi dan menyampaikan informasi secara cepat kepada kepolisian terkait insiden terbakarnya mobil patroli Polsek Tambaksari.
“Keamanan Surabaya tidak dapat dijaga oleh kepolisian seorang diri. Kepedulian masyarakat, kecepatan memberikan informasi, dan keberanian untuk ikut mencegah gangguan kamtibmas merupakan bagian penting dalam menciptakan kota yang aman,” ujar Luthfie.
Apresiasi juga diberikan kepada para atlet yang meraih prestasi dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Para penerima penghargaan berhasil mencatatkan gelar juara dan predikat terbaik dalam berbagai kategori kata maupun kumite, mulai tingkat pra-pemula hingga kelompok usia di bawah 21 tahun.
Selain itu, sejumlah personel memperoleh penghargaan atas pencapaian nilai terbaik dalam Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II Tahun 2026. Penghargaan kelembagaan juga diberikan kepada Sipropam, Sikum, Baglog, dan Bag SDM atas keaktifan dalam menggunakan Aplikasi Surat Menyurat Polri atau Astina.
Baca Juga: Posko BDRT Diresmikan, Kapolrestabes Surabaya Perkuat Sinergi Bersama Bonek
Luthfie berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polrestabes Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, dan perlindungan kepada masyarakat.
“Saya berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Jadikan penghargaan sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan para penerima penghargaan sebagai teladan. Menurutnya, budaya kerja yang berorientasi pada prestasi, integritas, dan pelayanan harus terus diperkuat demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri.
Editor : Redaksi