SURABAYA – Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara bendera 17-an di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, beberapa waktu lalu
Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya membacakan pesan Panglima TNI yang menekankan pentingnya profesionalisme, dan disiplin
Baca Juga: Pangdam V Brawijaya Hadiri Peringatan Hari Santri di Ponpes An-Nur 2 Bululawang
Selian itu Pangdam menyerukan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, baik tradisional maupun non-tradisional.
"Panglima TNI juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta moralitas dalam menjalankan tugas." katanya.
Pangdam menyampaikan bahwa upacara bulanan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana memperkuat nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan dedikasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga: Pangdam Brawijaya Terima Audiensi Kepala BBWS, Bahas Infrastruktur dan Penanganan Banjir
Pangdam V/Brawijaya juga mengapresiasi kinerja prajurit yang menunjukkan semangat PRIMA dalam setiap pelaksanaan tugas.
Usai upacara, Pangdam V/Brawijaya memberikan penghargaan kepada empat prajurit berprestasi Kodam V/Brawijaya tahun 2025. Mereka adalah Serka Rachmad Sholeh (Babinminvetcaddam V/Brw), Sertu (K) Bunga Mitasari (Jasdam V/Brw), Serda (K) Wulan Eri Sandy (Pomdam V/Brw), dan Koptu Bagus Kristiawan Pratama (Kodim 0809/Kediri Korem 082/CPYJ).
Para prajurit tersebut meraih berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional, mulai dari juara lomba Hafizh Quran 30 juz di Arab Saudi hingga perolehan medali perunggu pada kejuaraan AARM 33 di Singapura, yang menjadi kebanggaan bagi Kodam V/Brawijaya dan TNI AD.
Baca Juga: Pangdam Brawijaya Tinjau Pelaksanaan Baksos di Kodim 0830/Surabaya
Pangdam menegaskan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras prajurit yang telah membawa nama baik satuan dan institusi TNI AD.
"Diharapkan semangat berprestasi tersebut terus terjaga sebagai motivasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara." tutupnya.
Editor : Redaksi