PEMALANG - Aksinudin (40) seorang Petani warga RT07 /RW03, salah satu korban tanah longsor di Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.dalam kondisi meninggal dunia, Senin (26/1).
Kabar penemuan korban tanah longsor tersebut diperoleh dari laporan Tim Gabungan dan dibenarkan oleh Staf Operasi Kantor SAR Semarang Handhika.
Baca Juga: Cuma Gelar Lapak di Pinggir Sawah, Pedagang Melon dan Semangka Raup Omzet Rp15 Juta Sehari
Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wib oleh Tim Gabungan, kemudian langsung di evakuasi ke rumah duka.
Dirinya menyampaikan bahwa jasad , Almarhum Aksinudin telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
"Iya, benar sudah ditemukan tadi pagi. Jenazah langsung diserahkan ke keluarga dan sudah dilakukan proses pemakaman," ujar Handhika.
Baca Juga: Nyawa Jadi Taruhan di Jalan Raya! Kecelakaan di Jateng Naik 28 Persen, Operasi Patuh Candi Dimulai
Meski satu korban telah ditemukan, proses pencarian masih terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan saat ini masih berupaya mencari satu korban lainnya, Hamim, 60 tahun, yang merupakan ayah dari Aksinudin.
Hamim dilaporkan tertimbun longsoran pertama dan hingga kini belum ditemukan. Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, di kawasan hutan milik Perhutani, Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga dilaporkan hilang. Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim, membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Pemalang Butuh Akses Tol! Anggota DPR RI Rizal Bawazier Perjuangkan Gerbang Baru KM 306-307
Ia menyatakan bahwa dua warga yang tertimbun longsor masing-masing bernama Hamim, 60 tahun, dan Aksinudin, 40 tahun.
"Hingga kini, upaya pencarian korban longsor yang hilang lainnya masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, TAGANA, Pemerintah Kecamatan Watukumpul, Pemdes Bongas, relawan serta masyarakat sekitar." tutupnya.
Editor : Redaksi