PEMALANG - Aksinudin (40) seorang Petani warga RT07 /RW03, salah satu korban tanah longsor di Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.dalam kondisi meninggal dunia, Senin (26/1).
Kabar penemuan korban tanah longsor tersebut diperoleh dari laporan Tim Gabungan dan dibenarkan oleh Staf Operasi Kantor SAR Semarang Handhika.
Baca Juga: Bikin Merinding Boneka Brendung Kaso Meronta-ronta Ikut Kirab Hari Jadi Kabupaten Pemalang
Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wib oleh Tim Gabungan, kemudian langsung di evakuasi ke rumah duka.
Dirinya menyampaikan bahwa jasad , Almarhum Aksinudin telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
"Iya, benar sudah ditemukan tadi pagi. Jenazah langsung diserahkan ke keluarga dan sudah dilakukan proses pemakaman," ujar Handhika.
Baca Juga: Bikin Merinding Boneka Brendung Kaso Meronta-ronta Ikut Kirab Hari Jadi Kabupaten Pemalang
Meski satu korban telah ditemukan, proses pencarian masih terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan saat ini masih berupaya mencari satu korban lainnya, Hamim, 60 tahun, yang merupakan ayah dari Aksinudin.
Hamim dilaporkan tertimbun longsoran pertama dan hingga kini belum ditemukan. Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, di kawasan hutan milik Perhutani, Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga dilaporkan hilang. Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim, membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Karutan Pemalang Hadiri Upacara Hari Jadi dan Peresmian Citywalk
Ia menyatakan bahwa dua warga yang tertimbun longsor masing-masing bernama Hamim, 60 tahun, dan Aksinudin, 40 tahun.
"Hingga kini, upaya pencarian korban longsor yang hilang lainnya masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, TAGANA, Pemerintah Kecamatan Watukumpul, Pemdes Bongas, relawan serta masyarakat sekitar." tutupnya.
Editor : Redaksi