PEMALANG - Tindakan membakar sampah sembarangan dan meninggalkannya dalam keadaan api masih menyala seringkali berujung pada bencana kebakaran serius, hingga menghanguskan rumah, gudang pertanian, sampai barang berharga lainnya.
Hal ini dialami seorang warga Desa Jrakah RT 005/001, Kecamatan Taman, Pemalang, Jawa Tengah, bernama Abdul Ghani (61). Rumah beserta satu alat pertanian traktor serta empat sepeda ontel miliknya ludes dilalap si jago merah.
Baca Juga: Aspirasi Didengar Kades, Aliansi Masyarakat Pemalang Selatan Apresiasi Pembatalan Tambang Galian C
Menurut penuturan Sodikin, anggota Damkar Pos Pemalang, kejadian berawal dari adanya laporan musibah kebakaran yang diterimanya pada pukul 17.35 WIB dari seorang warga Desa Jrakah, Kecamatan Taman.
"Kejadian berawal dari adanya pekerjaan memotong pohon di belakang rumah Abdul Ghani. Setelah selesai memotong pohon, orang tersebut (kemungkinan disuruh pemilik rumah) membakar daun dan ranting pohon, kemudian ditinggal pulang dengan api dalam kondisi masih menyala. Api kemudian membesar dan merambat hingga mengenai tumpukan kayu dan merambat ke gudang alat pertanian sehingga membakar apa yang ada di dalamnya," ujar Sodikin pada Kamis malam (12/3).
Baca Juga: Komitmen Jaga Kelestarian Alam, Pemdes Belik Hentikan Total Izin Tambang Galian C
Api berhasil dipadamkan oleh regu pemadam kebakaran setelah berjibaku kurang lebih sekitar 15 menit.
"Kita sampai TKP pukul 17.55 WIB dan penanganan pemadaman selesai pukul 18.10 WIB," imbuhnya.
Baca Juga: Isi BBM Sambil Nikmati View Gunung di Pemalang, Bikin Betah Pembeli Saat Mengantre
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Kerugian material berupa satu alat traktor pertanian, empat buah sepeda ontel, serta beberapa karung pupuk diperkirakan mencapai Rp30 juta," kata Sodikin
Editor : Redaksi