SURABAYA – Kasus dugaan penyekapan terhadap seorang lansia berusia 85 tahun menggemparkan publik Kota Surabaya. Korban diduga disekap oleh orang yang masih memiliki kedekatan dengan keluarganya sendiri hingga harta korban bernilai miliaran rupiah dilaporkan hilang.
Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berawal dari hubungan dekat antara anak korban dengan seorang perempuan yang merupakan tetangga korban.
Baca Juga: Sindikat Perjokian UTBK Lintas Daerah Beroperasi Sejak 2017, Polisi Tetapkan Belasan Tersangka
Menurut polisi, kedekatan itu membuat keluarga korban tidak memiliki rasa curiga sedikit pun terhadap pelaku. Dalam perjalanannya, korban kemudian diajak bertemu di suatu tempat oleh perempuan tersebut.
“Karena sudah saling mengenal dan dekat, korban datang memenuhi ajakan itu. Namun setibanya di lokasi, korban diduga langsung diamankan oleh dua orang laki-laki lalu dibawa ke sebuah tempat,” ujar Luthfie. dalam keterangannya didepan gedung Anindita Polrestabes Surabaya, kamis (7/5).
Korban kemudian ditempatkan di sebuah kamar dan disebut tidak diperbolehkan memegang telepon genggam. Selama berada di lokasi tersebut, komunikasi korban dengan keluarga terputus total.
Sementara itu, keluarga korban sempat mendapat penjelasan bahwa korban sedang bepergian keliling Indonesia untuk menikmati masa tua bersama perempuan yang dekat dengannya. Penjelasan itu sempat dipercaya karena hubungan korban dan perempuan tersebut terlihat baik-baik saja.
Baca Juga: Prestasi Membanggakan! Atlet Karate Polrestabes Surabaya Borong Medali di Kejurda INKANAS 2026
Kecurigaan keluarga mulai muncul setelah korban tidak pulang selama lebih dari dua bulan. Bahkan dalam delapan hari terakhir sebelum laporan dibuat, korban sama sekali tidak dapat dihubungi.
Setelah menerima laporan keluarga, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan lokasi keberadaan korban. Saat ditemukan, korban disebut masih belum menyadari bahwa perempuan yang selama ini dekat dengannya diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.
“Korban justru meminta agar perempuan itu juga diselamatkan karena mengira sama-sama menjadi korban,” tambahnya.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Ungkap 149 Kasus dalam 4 Bulan
Dari hasil pendalaman sementara, polisi menemukan adanya dugaan pengurasan rekening korban dengan nilai mencapai sekitar Rp 2 miliar. Selain itu, emas dan perhiasan milik korban dengan berat kurang lebih 1 kilogram juga dilaporkan hilang dari rumah korban.
Saat ini polisi telah mengamankan salah satu tetangga korban yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing pelaku serta menelusuri aliran dana dan keberadaan aset milik korban.
Editor : Redaksi