JAKARTA - The Marksman (2021) menghadirkan sosok Jim Hanson, mantan marinir yang kini hidup sederhana sebagai peternak di perbatasan Amerika–Meksiko.
Hidupnya tenang, sampai suatu hari ia bertemu seorang bocah imigran bernama Miguel yang sedang melarikan diri dari kejaran kartel.
Baca Juga: Edge of Darkness: Ketika Kematian Anak Membuka Konspirasi Besar
Situasi berubah cepat ketika Jim tanpa sengaja terlibat dalam konflik bersenjata dengan kelompok kriminal tersebut.
Sebelum meninggal, ibu Miguel mempercayakan anaknya kepada Jim, memaksanya mengambil tanggung jawab yang tidak pernah ia rencanakan.
Perjalanan mereka pun dimulai, bukan hanya untuk menyelamatkan Miguel, tapi juga membawa anak itu ke keluarganya di Chicago.
Baca Juga: Edge of Darkness: Ketika Kematian Anak Membuka Konspirasi Besar
Dalam perjalanan panjang itu, Jim harus menghadapi kejaran kartel yang tidak akan berhenti sampai target mereka ditemukan.
Film ini tidak hanya menawarkan aksi, tapi juga hubungan emosional antara dua generasi yang berbeda.
Baca Juga: Medusa (2021): Ketika Kesalehan Menjadi Wajah Baru Kekerasan
Jim yang keras dan tertutup perlahan berubah, sementara Miguel menemukan sosok pelindung di tengah dunia yang kejam.
Aksi dalam film ini terasa lebih realistis dan tidak berlebihan. Ketegangan dibangun melalui situasi yang dekat dengan kehidupan nyata, membuat setiap keputusan terasa berisiko. Tidak ada pahlawan super, hanya manusia biasa yang berusaha bertahan.
Editor : Redaksi