Buleks Minta Direksi Baru PDAM Surabaya Berani Benahi Keluhan Masyarakat

Budi Leksono
Budi Leksono

‎SURABAYA - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, meminta direksi baru Perumda Air Minum Surya Sembada segera bergerak membenahi sejumlah persoalan pelayanan yang masih dikeluhkan masyarakat.

‎Buleks sapaan akrabnya mengatakan, direksi baru perlu terlebih dahulu memetakan persoalan yang ditinggalkan kepemimpinan sebelumnya dan menentukan program yang menjadi prioritas.

Baca Juga: Direksi Baru PAM Surya Sembada Diminta Tak Sekadar Jadi Administrator

‎“Direktur baru itu harus paham dengan perusahaan. Skala prioritas yang kemarin benar-benar bisa diselesaikan. Jadi harus jemput bola dan paham dengan peninggalan pimpinan sebelumnya,” katanya usai mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran direksi Perumda Air Minum Surya Sembada, Selasa (18/8).

‎Menurutnya direksi baru juga perlu membuat terobosan agar pelayanan air bersih semakin dirasakan masyarakat. Salah satunya memastikan air PDAM dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tanpa membuat warga kembali mengeluarkan biaya untuk membeli air isi ulang.

‎Ia menilai kondisi tersebut masih terjadi karena sebagian warga belum sepenuhnya yakin air PDAM dapat langsung digunakan untuk kebutuhan konsumsi.

‎“Air PDAM setidaknya bisa menjadikan bahwa air ini bisa langsung dikonsumsi. Ini kan baik. Masyarakat itu intinya ingin air bisa langsung dimasak dan digunakan untuk minum,” ujarnya.

‎Tak hanya itu, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan itu meminta Perumda Air Minum Surya Sembada memperjelas mekanisme penanganan pengaduan masyarakat, utamanya ketika kerusakan terjadi pada meteran, keran, atau jaringan air.

Baca Juga: ‎Sistem Link PKL Taman Bungkul Dipersoalkan, DPRD Surabaya Dorong Regulasi Khusus

‎Menurut dia, biaya pemeliharaan tidak semestinya selalu dibebankan kepada pelanggan tanpa melihat jenis kerusakannya. Perusahaan perlu membedakan kerusakan yang menjadi tanggung jawab pelanggan dan yang merupakan tanggung jawab perusahaan.

‎“Jangan nanti harus bayar Rp250 ribu, Rp300 ribu. Akhirnya orang enggan,” ungkapnya.

‎Untuk itu pihaknya mendorong perusahaan melakukan pembaruan terhadap perangkat yang sudah rusak atau tidak layak. Buleks menganggap transparansi harus dilakukan agar masyarakat mengetahui komponen yang menjadi tanggung jawab perusahaan maupun pelanggan.

‎“Harus ada transparansi. Jadi tidak langsung seolah-olah meter ini rusak, ini harus bayar sekian. Tanggung jawab yang mana harus diumumkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Baktiono Minta Revitalisasi Pasar Tak Bergantung APBD, Dorong Kerja Sama dengan Swasta ‎

‎Dengan begitu, Perumda Air Minum Surya Sembada, kata dia, perlu memastikan seluruh warga memperoleh pelayanan air secara layak dan mudah. 

‎Ia berharap jajaran direksi baru tidak hanya melanjutkan program yang sudah berjalan. Tetapi juga berani melakukan pembenahan pada persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat 

‎“Saya ucapkan selamat kepada direksi Perumda Air Minum Surya Sembada yang baru. Semoga bisa membawa perusahaan ini lebih baik, meningkatkan pelayanan, serta mampu menjawab berbagai kebutuhan dan keluhan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi