PEMALANG - Sejumlah konsumen bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, mengeluhkan antrean panjang yang didominasi sepeda motor dengan kapasitas tangki tidak wajar.
Warga menduga sejumlah sepeda motor tersebut digunakan untuk mengisi BBM bersubsidi secara berulang. Kondisi itu dinilai membuat konsumen umum harus menunggu lebih lama saat mengisi BBM.
Baca Juga: Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari
Pantauan di lokasi pada Rabu, 26 Agustus 2026, menunjukkan sejumlah sepeda motor dengan tangki berukuran besar mengisi BBM jenis Pertalite sejak sekitar pukul 05.15 WIB. Beberapa kendaraan terlihat memiliki modifikasi pada bagian tangki dan bagasi sehingga kapasitas penyimpanannya lebih besar dari sepeda motor pada umumnya.
Antrean kendaraan pun menjadi sorotan konsumen. Salah seorang pengendara motor, Nono, 50 tahun, mengaku kecewa karena harus menunggu lebih lama.
“Mereka isi penuh, pergi, lalu balik lagi pakai motor yang sama atau berganti plat nomor. Kami yang mau berangkat kerja jadi terhambat karena harus menunggu lama di belakang mereka,” ujar Nono.
Menurut warga, pengisian BBM secara berulang perlu mendapat perhatian karena berpotensi mengurangi ketersediaan BBM bersubsidi bagi konsumen lain. Mereka meminta pengawasan di SPBU diperketat untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Petugas SPBU berinisial UR, 45 tahun, yang meminta namanya tidak disebut lengkap, membenarkan adanya sejumlah sepeda motor dengan tangki berkapasitas besar.
“Itu yang tadi beberapa motor tangki besar tak suruh ngisi di sebelah. Saya hanya melayani pembeli yang buat dipakai sendiri, bukan untuk dijual,” ujar UR.
Menurut dia, kendaraan dengan tangki berukuran besar tersebut diarahkan untuk mengisi di bagian lain. Petugas juga menyatakan pelayanan BBM ditujukan bagi konsumen yang menggunakan BBM untuk kebutuhan sendiri.
Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Pasokan BBM Aman untuk Kelancaran Lebaran
Hingga berita ini diturunkan, pengelola SPBU setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki berkapasitas besar maupun pengisian BBM secara berulang.
Warga berharap kepolisian dan PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan di SPBU tersebut. Mereka meminta distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak mengganggu konsumen umum.
Editor : Redaksi