PEMALANG - Bukan sekadar berkemah dan bermain di alam terbuka, ratusan siswa SMP Negeri 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjalani ujian kenaikan tingkat Pramuka Penggalang Terap untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan mental tangguh.
Sebanyak 303 siswa yang tergabung dalam Pramuka Sniper Gudep 27.05.177/178 SMPN 1 Petarukan mengikuti kegiatan tersebut di Lapangan Benowo Park, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/10).
Baca Juga: Polda Jatim dan Pramuka Perkuat Sinergi Cetak Generasi Muda Produktif
Mengusung tema "Pramuka Sniper Berbudaya ke Benowo Park", kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter peserta didik melalui pendidikan kepramukaan yang menekankan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
Pelaksanaan ujian diikuti siswa kelas VIII bersama Dewan Kerja Penggalang (DKP). Kegiatan tersebut didampingi Ketua Gugus Depan (Ka. Gudep) SMPN 1 Petarukan, Teguh Iman Wismanto, Kakak Pelatih Ahmad Nugroho, serta para Kakak Pembina Pramuka Kakak Lesi dan kakak Dian P yang mengawasi kegiatan.
Berbagai materi keterampilan kepramukaan diujikan untuk mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan dan kecakapan yang telah dipelajari selama mengikuti kegiatan Pramuka.
Materi tersebut meliputi tali-temali, sandi Morse, keterampilan kepramukaan, hingga semaphore. Para peserta dituntut menunjukkan ketelitian, kekompakan, kedisiplinan, dan kemampuan memecahkan persoalan melalui praktik secara langsung.
Tidak hanya berorientasi pada pencapaian tingkatan, ujian ini juga menjadi sarana membangun mental pantang menyerah sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan di kalangan siswa.
Kepala SMPN 1 Petarukan, Purwaningsih, menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.
Melalui proses latihan dan ujian, peserta didik didorong untuk menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu bekerja sama dalam tim.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas.
Siswa juga membutuhkan pengalaman langsung yang melatih keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan menghadapi tantangan.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan dorongan moril sekaligus pengakuan terhadap keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan kepramukaan maupun lomba-lomba kesiswaan, mulai dari tingkat sekolah hingga Kabupaten Pemalang," ujar Purwaningsih,
Baca Juga: 100 Anggota Pramuka Majalengka Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan motivasi siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang kepramukaan maupun kegiatan positif lainnya.
Dengan demikian, Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran yang membekali siswa dengan nilai-nilai kehidupan yang bermanfaat bagi masa depan.
Ujian kenaikan tingkat Penggalang Terap merupakan bagian dari proses pembinaan kecakapan anggota Pramuka Penggalang.
Dalam tingkatan Pramuka Penggalang, Penggalang Terap merupakan tingkatan tertinggi setelah Penggalang Ramu dan Penggalang Rakit.
Pencapaiannya menjadi salah satu bentuk pengakuan atas perkembangan kecakapan dan kemampuan anggota dalam mengikuti proses pendidikan kepramukaan.
Melalui ujian tersebut, peserta diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Komitmen Besarkan Pramuka, Eman: Ajak Jajaran Berpikir Out of The Box
Nilai disiplin, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di Benowo Park juga memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas. Suasana alam terbuka menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kekompakan, memperkuat persaudaraan, dan mengembangkan kecakapan melalui kegiatan yang edukatif.
Kegiatan ujian kenaikan tingkat ini menjadi salah satu upaya SMPN 1 Petarukan dalam memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Dengan melibatkan ratusan siswa, Pramuka Sniper diharapkan semakin berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, kepemimpinan, keberanian, dan kepedulian sosial.
Lebih dari sekadar mengejar kenaikan tingkat, ujian Pramuka ini menjadi proses menempa karakter agar siswa tumbuh sebagai generasi yang mandiri, berintegritas, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, SMPN 1 Petarukan berharap semangat kepramukaan terus tumbuh di kalangan peserta didik, sehingga nilai-nilai yang dipelajari tidak berhenti di lapangan kegiatan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Redaksi