SURABAYA – Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Surabaya, Wahyudi Heru Santosa, menyiapkan pendekatan baru dalam pembinaan atlet. Salah satu program yang tengah disusun adalah kerja sama dengan sekolah-sekolah di Surabaya untuk menjaring atlet sejak usia dini.
Wahyudi berharap para kepala sekolah bisa diajak berkolaborasi agar olahraga biliar makin dikenal dan diminati kalangan pelajar.
Baca juga: Merajut Keteguhan Iman Lapas Cipinang Optimalkan Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an Warga Binaan
“Mudah-mudahan saya bisa ajak teman-teman kepala sekolah di Surabaya untuk kolaborasi. Supaya ada siswanya yang mau bergabung sebagai atlet pilihan,” ujar Wahyudi Selasa (13/5).
Menurutnya, latihan akan disesuaikan dengan jadwal sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar. Ia juga membuka kemungkinan biliar masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Baca juga: BAZNAS Majalengka Salurkan Dana Zakat untuk Sekolah dan Program Rumah Layak Huni
“Latihannya tentu kita sesuaikan dengan jam sekolah. Atau mungkin olahraga biliar ini bisa juga dimasukkan dalam program ekstrakurikuler,” jelasnya.
Langkah ini, kata Wahyudi, sekaligus menjadi upaya mendorong perubahan pandangan publik terhadap biliar sebagai cabang olahraga yang positif dan prestisius.
Baca juga: Bupati Majalengka Canangkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah
“Ini usaha, entah nanti bagaimana hasilnya. Tapi mudah-mudahan teman-teman kepala sekolah bisa memahami bahwa biliar ini adalah olahraga,” pungkasnya.
Editor : Redaksi