SURABAYA - BKKBN Jatim menggelar sosialisasi program Quick Win Kemendukbangga bertajuk "Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)". Kegiatan dirangkai dengan nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia vs China di halaman kantor BKKBN Jawa Timur, Kamis (5/6) malam.
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Maria Ernawati, menekankan pentingnya peningkatan kualitas keluarga melalui program-program pendampingan BKKBN.
Baca juga: Perkuat Integritas ASN, BKKBN Jatim Fokus pada Kesehatan Mental
"Kita ingin keluarga di Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan lebih khusus lagi di Surabaya, menjadi keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Untuk itu, BKKBN melakukan pendampingan dari bayi lahir hingga lansia," ujar Maria Ernawati.
Ia menjelaskan, GATI merupakan salah satu dari lima program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN terkait pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak.
Baca juga: Apel ASN Peduli Berbagi BKKBN Jatim Tegaskan Penurunan Stunting Jadi Prioritas 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hanya sekitar 30% anak yang diasuh langsung oleh orang tuanya, dan dari jumlah itu, hanya 14% yang melibatkan peran ayah secara aktif.
"GATI adalah inisiatif kunci Kemendukbangga/BKKBN menciptakan Generasi Emas 2045. Program ini menekankan ayah bukan hanya pencari nafkah, tapi figur utama dalam tumbuh kembang anak. Fokusnya termasuk pencegahan stunting" sebagaimana dijelaskan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Baca juga: Hari Ibu dan HUT DWP, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Ingatkan Peran Penting Perempuan
Maria menjabarkan, keikutsertaan ayah dalam pengasuhan tidak perlu dalam bentuk waktu yang panjang, namun harus berkualitas.
"Cukup luangkan waktu di pagi sebelum anak berangkat sekolah atau malam sepulang sekolah. Yang penting, hadir dan terlibat secara emosional dan perhatian," jelas Maria
Editor : Redaksi