LAMONGAN — Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mendorong kader Fatayat NU berani mengambil peran strategis dalam ruang kebangsaan, sosial, dan politik.
Hal itu disampaikan saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama ratusan kader PC Fatayat NU Lamongan.
Baca juga: Tak Berjarak: Senator Jawa Timur Lia Istifhama Konsisten “Mudun Ngisor”
Lia menekankan pentingnya pemahaman sekaligus implementasi nilai Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—ke dalam tindakan nyata, termasuk di ranah kebijakan publik.
Menurutnya, keterlibatan perempuan di ruang pengambilan keputusan merupakan keniscayaan agar proses politik tetap beretika dan berpihak pada kepentingan umat.
“Jika orang-orang baik menjauh dari politik karena stigma negatif, maka ruang itu akan diisi pihak yang tidak bertanggung jawab. Di sinilah pentingnya perempuan, termasuk kader Fatayat NU, hadir dan berperan,” ujar Lia, Kamis (18/12)
Ia juga menegaskan perjuangan politik membutuhkan strategi, ketekunan, dan karakter kuat. Jabatan, lanjutnya, bukan tujuan akhir, melainkan sarana memperjuangkan kepentingan bangsa secara berkelanjutan.
Baca juga: E-Katalog Versi 6, Lia: Persaingan Lebih Adil dan Terbuka
Menyoroti tantangan era digital, Lia mendorong penguasaan narasi dan komunikasi publik.
Selain itu ia mengajak kader perempuan memanfaatkan media, teknologi digital, dan kecerdasan buatan (AI) secara cerdas dan etis.
“Politik hari ini bukan hanya soal kerja lapangan, tetapi juga gagasan dan bagaimana pesan sampai ke publik,” tegasnya.
Baca juga: Lia Istifhama Apresiasi Ngawi, Ketahanan Pangan Tumbuh dari Kerja Bersama
Ketua PC Fatayat NU Lamongan, Dewi Maslahatul Ummah, menyambut baik materi yang disampaikan. Ia menilai sosialisasi tersebut memberi inspirasi sekaligus membuka perspektif baru terkait pendidikan politik jangka pendek dan panjang.
“Kami mendorong kader berperan di seluruh akses politik, dari kepala desa hingga legislatif. Paparan Ning Lia menjadi bekal penting untuk berani bermimpi dan menyiapkan langkah konkret,” ujarnya.
Editor : Redaksi