CIREBON – Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di area sawah bengkok/Tetelar Kawah Simeut, Desa Kadongdong, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, yang dilaksanakan pada akhir Desember 2025, mendapat perhatian dari sejumlah warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui pokok pikiran (pokir) salah satu anggota DPRD Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Bupati Majalengka Dampingi Kapolda Jabar Tinjau Rest Area KM 166 Tol Cipali, Arus Masih Lancar
Beberapa warga menyampaikan pembangunan dilakukan pada satu titik. Namun mereka mengaku belum mengetahui secara rinci besaran anggaran maupun detail pekerjaan karena tidak melihat papan informasi proyek di lokasi saat itu.
“Jalan usaha tani dibangun akhir tahun 2025, tetapi kami tidak mengetahui berapa anggarannya karena tidak ada keterangan di lokasi,” ujar salah seorang warga.
Warga juga menyebut sempat melihat seorang anggota DPRD Kabupaten Cirebon melakukan peninjauan sebelum atau saat proses pembangunan berlangsung.
Tokoh masyarakat setempat membenarkan jalan tersebut merupakan aspirasi dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Bupati Majalengka Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Ia berharap hasil pembangunan dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya lebih dirasakan oleh para petani.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kadongdong, Ucu, saat dikonfirmasi pada Senin (16/2), membenarkan pembangunan jalan tersebut bersumber dari pokir DPRD Kabupaten Cirebon.
“Terkait anggaran JUT sebesar Rp300 juta yang bersumber dari pokir DPRD Kabupaten Cirebon. Untuk detail volumenya saya belum bisa menyampaikan agar tidak keliru. Pekerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kerja (TPK), dan papan informasi sebelumnya sudah terpasang,” jelasnya.
Baca juga: Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Libatkan 845 Personel, Pemudik dihimbau Antisipasi Cuaca Ekstrem
Ia menambahkan pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh TPK sesuai mekanisme yang berlaku.
Warga berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Editor : Redaksi