Pembangunan Jalan Usaha Tani di Kedongdong Diharapkan Lebih Optimal

Reporter : M. Farhan
Pembangunan Jalan Usaha Tani Kadongdong

CIREBON – Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di area sawah bengkok/Tetelar Kawah Simeut, Desa Kadongdong, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, yang dilaksanakan pada akhir Desember 2025, mendapat perhatian dari sejumlah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui pokok pikiran (pokir) salah satu anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Polres Sumedang dan Bobon Santoso Masak 4.050 Cup Kolak, Borong 3 Rekor MURI

Beberapa warga menyampaikan pembangunan dilakukan pada satu titik. Namun mereka mengaku belum mengetahui secara rinci besaran anggaran maupun detail pekerjaan karena tidak melihat papan informasi proyek di lokasi saat itu.

“Jalan usaha tani dibangun akhir tahun 2025, tetapi kami tidak mengetahui berapa anggarannya karena tidak ada keterangan di lokasi,” ujar salah seorang warga.

Warga juga menyebut sempat melihat seorang anggota DPRD Kabupaten Cirebon melakukan peninjauan sebelum atau saat proses pembangunan berlangsung.

Tokoh masyarakat setempat membenarkan jalan tersebut merupakan aspirasi dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Cirebon. 

Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandung Gelar Bimbingan Manasik Terintegrasi Tingkat Kecamatan

Ia berharap hasil pembangunan dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya lebih dirasakan oleh para petani.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kadongdong, Ucu, saat dikonfirmasi pada Senin (16/2), membenarkan pembangunan jalan tersebut bersumber dari pokir DPRD Kabupaten Cirebon.

“Terkait anggaran JUT sebesar Rp300 juta yang bersumber dari pokir DPRD Kabupaten Cirebon. Untuk detail volumenya saya belum bisa menyampaikan agar tidak keliru. Pekerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kerja (TPK), dan papan informasi sebelumnya sudah terpasang,” jelasnya.

Baca juga: Jalan Penghubung Garawastu–Sangkanhurip Dikeluhkan Warga, Pemdes Akui Sudah Ajukan Perbaikan

Ia menambahkan pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh TPK sesuai mekanisme yang berlaku.

Warga berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru